Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dyah: Pemberian ASI Eksklusif Bukan Tindakan Kuno

Admin1 by Admin1
06/03/2022
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Pemberian Air susu ibu (ASI) secara eksklusif bukanlah tindakan kuno, melainkan kegiatan pemenuhan asupan nutrisi lengkap untuk bayi, demi menciptakan anak-anak Aceh yang sehat, tangguh dan kuat. Sebab asupan nutrisi lengkap yang terkandung dalam ASI, teruji mampu menjaga daya tahan tubuh bayi.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, pada acara peresmian Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Aceh, di Aula Kantor Wali Kota Banda Aceh, Minggu (6/3/2022).

“Pemberian ASI tidak hanya penting bagi daya tahan tubuh bayi, tapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi ibu,” kata Dyah.

Karena menilai pentingnya ASI bagi bayi dan ibu, Pemerintah Indonesia kemudian melahirkan sejumlah kebijakan untuk peningkatan capaian pemberian ASI Eksklusif, yaitu, Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang pemberian ASI Eksklusif, dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui dan/atau Memerah Air Susu Ibu.

Lebih lanjut, di Aceh sendiri, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan melalui Peraturan Gubernur Aceh Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Pemberian ASI Eksklusif serta Pergub Aceh Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi di Aceh.

“Pemberian ASI Eksklusif, berhubungan erat dengan pencegahan stunting pada anak,” ujarnya.

Dyah mengatakan, PKK saat ini sangat konsen terhadap pencegahan stunting, di mana upaya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap stunting pun terus digenjot agar tingkat kesadaran semakin meningkat, untuk mewujudkan generasi yang berkualitas.

Ia menyebutkan, upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota, mulai dari peluncuran Rumah Gizi Gampong (RGG), memaksimalkan pemanfaatan Posyandu untuk kampanye dan sosialisasi ASI Eksklusif, mendidik kader Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), sampai pemanfaatan dana gampong untuk penanganan stunting dan gizi buruk.

Sehingga, capaian pemberian Eksklusif di Aceh, sesuai data Kementerian Kesehatan di tahun 2019 tercatat 62,81 persen, meningkat menjadi 65.6 persen pada tahun 2020, dan terus meningkat menjadi 66,6 di tahun 2021. Sementara rata-rata nasional tercatat 71,58 persen, di bawah target yang ditetapkan sebanyak 80 persen.

Angka-angka tersebut, kata Dyah, mengisyaratkan bahwa para orang tua khususnya Ibu tidak boleh berhenti bekerja untuk meningkatkan capaian pemberian ASI Eksklusif demi masa depan anak-anak.

Karenanya, Dyah berharap, melalui momentum dan para anggota Komunitas Aceh Menyusui (KAM) yang telah bergabung dalam Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) untuk terus-menerus berbuat dan bergerak demi menciptakan anak-anak Aceh yang sehat, tangguh dan kuat.

“Marilah sama-sama bekerja mengubah pandangan semua orang, bahwa pemberian ASI Eksklusif tidaklah kuno, dan merupakan pilihan terbaik bagi anak – anak,” pungkasnya.

Previous Post

Sosialisasikan Keadilan Restoratif di Aceh, Ditjenpas: Kita Butuh Kesepahaman

Next Post

Disdik Buka Kelas Jauh di Pedalaman Aceh

Next Post

Disdik Buka Kelas Jauh di Pedalaman Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dua Siswa SD Islam Laboratorium Lolos OSN Tingkat Kabupaten Aceh Besar

Dua Siswa SD Islam Laboratorium Lolos OSN Tingkat Kabupaten Aceh Besar

08/07/2026
Sering Rusak, Dinas PUPR Abdya Kembali Perbaiki Jalan Rusak di Kota Blangpidie

Sering Rusak, Dinas PUPR Abdya Kembali Perbaiki Jalan Rusak di Kota Blangpidie

08/07/2026
Bertahun-tahun Kontruksi Jembatan Terbengkalai, Pemkap Abdya Akan Melanjutkan Pengerjaan

Bertahun-tahun Kontruksi Jembatan Terbengkalai, Pemkap Abdya Akan Melanjutkan Pengerjaan

08/07/2026
Siswi SMAN 1 Rantau Lolos ke Tingkat Provinsi di Ajang 0SN 2026

Siswi SMAN 1 Rantau Lolos ke Tingkat Provinsi di Ajang 0SN 2026

08/07/2026
Siswi SMAN 1 Timang Gajah Lolos ke Tingkat Provinsi di Ajang 0SN 2026

Siswi SMAN 1 Timang Gajah Lolos ke Tingkat Provinsi di Ajang 0SN 2026

08/07/2026

Terpopuler

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

07/07/2026

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Raker Tahunan Dayah Darul Quran Aceh Perkuat Sinergi Sambut Tahun Ajaran Baru

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

Dyah: Pemberian ASI Eksklusif Bukan Tindakan Kuno

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com