Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Azhari Cage: Persoalan Tanah Kombatan Sudah 17 Tahun Tanpa Kejelasan

Admin1 by Admin1
24/03/2022
in Nanggroe
0
Interupsi Akhir Azhari Cage di DPRA; Tuntaskan Lambang dan Bendera Aceh

Azhari Cage. Foto atjehwatch.com

JAKARTA – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Azhari Cage SIP, mengatakan persoalan lahan untuk kombatan GAM sudah berlarut-larut tanpa kejelasan selama 17 tahun.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Cage itu dalam pertemuan dengan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Sofyan Jalil, di ruang wakil ketua MPR RI, Kamis 24 Maret 2022.

Hadir juga dalam pertemuan ini Aburazak serta sejumlah pimpinan KPA lainnya.

Azhari Cage mengharapkan agar pembagunnan kebun eks kombatan segera tuntas.

“Jadi bukan hanya penyerahan tanah. Kalau cuma tanah masyarakat Aceh juga bisa mengambil sendiri, karena tanahnya tanah Aceh juga, tapi ini harus benar-benae dibangun kebun sesuai dgn MoU Helsinki dan juga harus mendapat perhatian juga bagi Tapol Napol dan anak-anak korban konflik,” kata Azhari Cage.

Kata Cage, selama ini BRA juga kewalahan karena anggaran yang tersedia di BRA untuk program eks kombatan, Tapol Napol dan masyarakat korban konflik sangat terbatas.

“Kami terus berusaha agar butir-butir MoU benar-benar dituntaskan. Kalau ada suara-suara sumbang biarkan saja, yang penting kami terus bekerja dan terus berusaha agar kewenangan-kewenangan yang Aceh miliki bisa segera terimplementasikan,” kata dia.

 Sementara itu, Teungku Aiyub Abbas selaku bupati Pidie Jaya menambahkan bahwa MoU merupakan perjanjian damai antara GAM dengan Pemerintah Republik indonesia agar benar dijalankan.

“Agar persoalan konflik benar-benar selesai,” kata dia.

Turut hadir dalam pertemuan ini anggota DPR RI asal Aceh, Fadlullah, Aburazak selaku wakil ketua KPA pusat, Kanwil BPN Aceh, Dirjen Pertanahan,  Ketua Banleg DPR RI, serta Jubir Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak.

Previous Post

Aburazak Cs Gelar Pertemuan dengan Ahmad Muzani dan Sofyan Jalil, Ini yang Dibahas!

Next Post

Persediaan Daging Meugang di Aceh Utara Cukup

Next Post
Daging Babi Mahal, Konsumen di Thailand Kini Beralih ke Buaya

Persediaan Daging Meugang di Aceh Utara Cukup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com