Jakarta – Forum Peduli Rakyat Aceh (FPRA) mendesak PJ Gubernur segera membentuk tim audit eksternal PT Medco. Pasal, diduga ada banyak masalah perusahaan ini yang tidak terbuka kepada publik, baik persoalan penyaluran dan penggunaan dana Corporate social responsibility (CSR) maupun kondisi lingkungan sekitar.
“Ini tugas kita bersama bahwa keluhan masyarakat sekitar Medco hari ini harus segara diatasi, menyangkut mekanisme atau aturan penggunaan dan penyaluran dana CSR dengan pemerintah tetap harus terbuka kepada masyarakat Aceh timur. Jangan sampai masyarakat menghirup bau limbah perusahaan saja,” sebut Khaidir, SH selaku Sekjen FPR ACEH dalam keterangan tertulis.
“Perusahaan Medco harus betanggung jawab atas kerusakan lingkungan, sosial ekou termasuk pendidikan warga sekitar, jangan merusak saja. Maka kita minta PJ gubernur untuk membentuk tim audit secara eksternal jangan sampai ada permainan jika selama ini dilakukan Audit nya secara internal perusahaan dan pemerintah saja.”
Lanjut Khaidir, dana CSR ini belum menyentuh hati masyarakat sekitar apalagi masyarakat umum yang ada di Aceh timur.
“Kalau kita lihat dari pendapatan perhari ini sangat luar biasa, tetapi kenapa sosial ekonomi masyarakat sekitar tidak mendapatkan perhatian yang layak dari perusahaan. Maka dari sebab itu kami sampaikan permintaan ini agar perusahaan tidak seperti company dan pemerintah juga tidak main mata dengan perusahaan, buka saja kepublik, apa yang di takuti, itupun hasil bumi kita,” katanya.
“Jadi kami minta, agar pemerintah daerah termasuk DPR untuk mengaudit dana CSR tersebut demi kemaslahatan masyarakat Aceh, toh itupun hak masyarakat, jadi perusahaan jangan arogan dalam mengambil hasil bumi di Aceh. “
“Penyaluran CSR kalau kita mau jujur, jangankan perusahaan sekelas Medco, MIFA, dan perusahaan besar lainnya di Aceh, Bank Aceh saja yang sahamnya pemerintah Aceh saat ini dana CSR belum tepat sasaran. Jadi pemerintah bekerjalah yang menyentuh hati masyarakat Aceh, Jangan ada yang ditutup-tutupi dengan pihak perusahaan.”
“Perlu dipertegas bahwa saat ini, Konsen FPR Aceh antara lain menyangkut pendidikan, kesehatan, hukum, agama, sosial budaya, dan investasi demi kemajuan Aceh di masa yang akan datang. Kami fikir itu tugas kita semua seluruh elemen masyarakat Aceh,” katanya.









