Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pj Bupati Aceh Besar Minta Pengawasan Teritorial Laut Lebih Waspada

Atjeh Watch by Atjeh Watch
10/01/2023
in Nanggroe
0

JANTHO – Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menyebut pengungsi Rohingya dari Myanmar yang terus-menerus datang ke wilayah itu merupakan imigran ilegal dan penyusup.

Pernyataan itu disampaikan Iswanto menanggapi gelombang masuknya imigran Rohingya dari laut ke wilayahnya, termasuk sebanyak 184 orang dari Myanmar itu pada Minggu (8/1) petang lalu.

Menurutnya, tidak seharusnya pihak terkait mengarahkan pengungsi Rohingya itu untuk masuk ke wilayah Aceh. Untuk itu ia berharap agar teritorial kelautan untuk lebih waspada dan protektif soal Rohingya tersebut.

“Kami berharap agar jajaran teritorial kelautan untuk lebih mewaspadai keberadaan Rohingya itu, karena mereka adalah pendatang ilegal yang tak semestinya masuk ke wilayah RI, khususnya Aceh,” kata Iswanto dalam keterangannya, Senin (9/1).

Pihaknya sejauh ini telah melaporkan ke Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dan pihak Imigrasi Aceh terkait gelombang kedatangan imigran Rohingya itu dari laut. Selain itu laporan juga dilayangkan ke lembaga IOM dan UNHCR, selaku badan yang paling bertanggung jawab terhadap migran lintas negara.

“Pemkab Aceh Besar [menampung imigran Rohingya] hanya sebatas misi kemanusiaan dan kedaruratan,” kata Iswanto.

Sementara secara internal, Muhammad Iswanto telah menginstruksikan Dinsos dan BPBD Aceh Besar untuk turun langsung ke lapangan, termasuk untuk membawa bantuan kemanusiaan dan kedaruratan, dan kini sedang dalam perjalanan menuju titik penampungan.

Sebelumnya, sebanyak 184 pengungsi Rohingya terdampar lagi di Aceh. Kali ini mereka menyandarkan kapal di bibir pantai Kuala Gigieng Lamnga, Kecamatan Krueng Raya, Aceh Besar, Minggu (8/1) sore.

Jumlah Imigran Rohingya itu terdiri dari 69 laki-laki, 75 perempuan, dan 40 anak-anak.

“Hasil penghitungan bersama yang disaksikan pihak UNHCR, IOM, TNI, dan instansi terkait lainnya, jumlah mereka yang terdampar adalah 184 orang,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto kepada wartawan.

Joko menuturkan saat ini petugas masih berupaya mengevakuasi para imigran Rohingya ke pengungsian UPTD Dinas Sosial di Ladong.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Bareskrim Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Malaysia- Aceh-Sumut

Next Post

UNHCR Fokus Penuhi Kebutuhan Dasar Pengungsi Rohingya di Aceh

Next Post

UNHCR Fokus Penuhi Kebutuhan Dasar Pengungsi Rohingya di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

21/04/2026
Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

21/04/2026
Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

21/04/2026
Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

21/04/2026
Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pj Bupati Aceh Besar Minta Pengawasan Teritorial Laut Lebih Waspada

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com