Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mengenal Baron, Pria “Jujur” di Bisnis Kopi “Aroma Gayo”

redaksi by redaksi
06/11/2019
in Nanggroe, Sosok
0

BACHRUL Effendi alias Baron tidak peduli dengan isu yang mendera kopi Gayo. Katanya, isu menjatuhkan harga seperti Arabica Gayo terkontamidasi zat kimia, sudah berlangsung sejak lama.

“Kabar-kabar begitu sudah berlangsung lama. Dari dulu dimainkan oleh kelompok tidak bertanggungjawab,” kata Baron, pelaku bisnis kopi dan pemilik Aroma Kopi Gayo dalam obrolan dengan Atjehwacth,com di Takengon, Rabu 6 November 2019.

Padahal–kata Baron–seringkali kabar itu muncul dari orgtanisasi kopi yang sudah punya nama, bahkan sebagian besar sudah sertifikasi.

“Harusnya kabar begitu cepat ditepis, supaya lebih fokus pada kopinya,” lanjutnya

Baron, bagi pelaku kopi di Aceh, Jakarta, pulau Jawa, bahkan sebagian internasional cukup faham dengan cara pandang Baron. Karena selain sosok yang dikenal jujur, dia juga pebisnis kopi yang suka pada keberhasilan orang lain, terutama di bidang kopi.

Pria kelahiran 1970 ini menilai kopi adalah seni. Dia juga ahli di Roasting, maka tidak heran apabila dia juga terkenal dikalangan petani kopi di Gayo.

“Saya mengambil kopi langsung dari petani, tentu kopi yang jenis terbaik,” jelas Baron tentang kedekatannya dengan petani Kopi.

Betul saja, sehari-hari Baron bekerja mengolah kopi dari penjemuran, roasting hingga sebagian dibuat bubuk siap saji yang dikemas untuk dikirim ke pelanggan yang berada di Banda Aceh, Medan, Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan tentu, kiriman Baron sampai ke luar negeri.

“Setiap bulan lumayan banyak yang dikirim,” kata Baron.

Kini Baron mulai memproduksi memakai mesin roasting canggih buatan Jerman bermerk Probat, di Aceh mesin jenis ini hanya beberapa unit saja.

Fasilitas itu semua tentu sebagai bagian penting profesi baron yang menguasai kopi, dari jenis kopi, jenis tanah, hingga cita rasa kopi itu sendiri. Tidak heran apabila Baron juga akrab dengan pengusaha kopi, cupper team, dan pelaku bisnis warung kopi.

“Bisnis yang baik itu harus menerap pola kepercayaan,” katanya.

Kepercayaan dalam pemahaman Baron jangan sampai pelanggan dan calon pelanggan sulit berbisnis. Pelanggan haruslah nyaman, termasuk dalam bertransasksi.

“Pelanggan harus nyaman, dan harus ada kepercayaan dari kedua belah pihak, Makanya harus ada kejujuran, sebab jujur menjadi modal utama dalam berbisnis jasa,” demikian Baron.(ji)

Previous Post

Cerita Buntal, Teror Oknum dan Batu Bara di Lhoknga

Next Post

Pengadilan Tinggi Tambah Hukuman Abdullah Puteh Jadi 3,5 Penjara

Next Post

Pengadilan Tinggi Tambah Hukuman Abdullah Puteh Jadi 3,5 Penjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kesbangpol Aceh Ajak Gen Z Jadi Agen Perdamaian Digital, Tangkal Hoaks dan Intoleransi di Aceh

Kesbangpol Aceh Ajak Gen Z Jadi Agen Perdamaian Digital, Tangkal Hoaks dan Intoleransi di Aceh

06/08/2026
Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

06/08/2026
Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

06/08/2026
Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

06/08/2026
Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

06/08/2026

Terpopuler

Mengenal Baron, Pria “Jujur” di Bisnis Kopi “Aroma Gayo”

06/11/2019

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com