Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tokoh Abu Sayyaf Tewas dalam Baku Tembak di Filipina

Admin1 by Admin1
25/11/2019
in Internasional
0

Jakarta – Baku tembak antara pasukan Filipina dan milisi Abu Sayyaf di Hutan Patikul, Provinsi Sulu menewaskan salah satu tokoh kelompok itu, Talha Jumsah alias Abu Talha. Dia disebut sebagai figur penghubung antara Abu Sayyaf dan kelompok Negara Islam (ISIS) untuk menggelar sejumlah aksi teror.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (25/11), Jumsah diduga tewas dalam pertempuran di Desa Tanum pada Jumat pekan lalu. Jasadnya ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi baku tembak.

“Kami akan memburu kalian satu persatu. Saya mengimbau supaya mereka menyerah dan hidup normal ketimbang terus-terusan diburu seperti penjahat,” kata Komandan Gugus Tempur Sulu, Mayjen. Corleto Vinluan Jr.

Gerak-gerik Jumsah sudah dipantau badan anti-teroris Amerika Serikat dan Australia. Padahal dia selama ini jarang muncul ke permukaan, tetapi dianggap menjadi otak yang mengatur serangan, merekrut dan melatih milisi, serta mengirim mendatangkan milisi dari Timur Tengah dan Asia Tenggara ke Filipina.

Selain Jumsah, militer Filipina juga mengincar komandan Abu Sayyaf, Hajan Sawadjaan.

Jumsah dikenal sangat fasih berbahasa Arab sehingga menjadi kepercayaan dan orang penghubung ISIS. Dia juga mahir merakit bom dan menjadi instruktur, serta dipercaya menjadi pemegang dana kiriman untuk melakukan aksi teror.

Jumsah diduga ikut memfasilitasi pasangan suami istri warga Indonesia yang menjadi pelaku bom bunuh diri di Katedral Our Lady Mount Carmel di Pulau Jolo pada 27 Januari lalu. Akibat kejadian itu, 23 orang tewas termasuk pelaku, dan melukai sejumlah jemaah gereja dan tentara.

Selain melakukan aksi teror, kelompok Abu Sayyaf juga kerap merompak kapal dan menyandera awak untuk meminta tebusan. Uangnya lantas digunakan untuk membeli persenjataan.

Sejumlah warga Indonesia menjadi korban penyanderaan oleh kelompok ini. Yang paling terakhir ada tiga nelayan WNI yang masih ditawan milisi itu.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: abu sayyaffilipina
Previous Post

Pencuri Kambing Babak Beluk Dihajar Warga

Next Post

Warga Banda Aceh Penuhi Warkop Tonton Persiraja Versus Sriwijaya

Next Post

Warga Banda Aceh Penuhi Warkop Tonton Persiraja Versus Sriwijaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Tahun Ini Advokasi 4 Rumah

17/07/2026
Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

Seleb Aceh Besar Ditangkap Polisi Syariah Usai Pamer ‘Siagam’ Saat Live Tiktok

17/07/2026
Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

Dinsos Aceh Bantu Kebutuhan Darah untuk 15 Rumah Sakit

17/07/2026
Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Satgas PRR Kawal Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

17/07/2026
Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Kinerja BPN, Sertifikasi Lahan SNT Rampung Lebih Cepat dari Target

Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Kinerja BPN, Sertifikasi Lahan SNT Rampung Lebih Cepat dari Target

17/07/2026

Terpopuler

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

Wabup Pidie Jaya Bongkar Dugaan Sentralisasi Dana Bencana: Saya Tak Dilibatkan, Semua Diplot Bupati dan Sekda

16/07/2026

Kemana Mengalir Dana Bencana Rp36 Miliar? Aliansi Pemuda Minta Pemkab Pidie Jaya Buka Seluruh Dokumen

Polda Lampung Berhasil Amankan DPO Kasus Narkotika dari Aceh

Serah Terima 116 Santri Baru, Pimpinan Al Zahrah: Bina Tiga Pilar Kecerdasan

Gempa Magnitudo 3,4 Kembali Guncang Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com