Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Penggunaan Dana Desa harus Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Admin1 by Admin1
09/12/2019
in Lintas Tengah
0

Bener Meriah – Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, mengingatkan agar program yang disusun dalam Perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa ( APBDes) sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Program yang disusun harus layak dan patut sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Taqwallah pada Pertemuan Evaluasi Pengelolaan Dana Desa dan Gerakan BEREH di kabupaten Bener Meriah. Acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati setempat, Minggu, (8/12).

Acara tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Desa, perangkat desa dan pendamping desa di Bener Meriah.

Sekda mengatakan, kepala desa adalah orang yang paling dekat dengan masyarakatnya. Oleh karena itu, kata dia, para kepala desa harus terlebih dahulu melakukan identifikasi terhadap masalah yang ada di desa. Dengan demikian, program yang disusun nantinya dapat menyelsaikan permasalahan tersebut.

“Program dari dana desa juga harus dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan,”kata Taqwallah.

Sekda juga meminta, agar belanja dana desa dapat berputar di lingkup desa dan tidak tersedot mengalir ke kota. Sehingga, lanjut dia, masyarakat dapat merasakan manfaat dana desa lebih optimal.

Namun demikian, kata Sekda, acap kali proses Perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa ( APBDes) disusun tidak tepat waktu. Sehingga penyaluran dana desa pun terlambat.

“Oleh karena itu, mulai sekarang perangkat desa harus segera bermusyawarah. Segera selesaikan Perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa ( APBDes) sebelum tanggal 20 Desember. Dengan begitu, pada tanggal 10 Januari 2020 transfer dana desa tahap satu dapat segera disalurkan ke desa,”kata Taqwallah.

Sekda mengatakan, permasalahan yang paling dominan saat ini di desa adalah kemiskinan dan pengangguran. Oleh sebab itu, ia meminta agar pemanfaatan dana desa dapat menyelesaikan dua permasalahan tersebut.

Senada dengan Sekda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, Azhari, juga meminta agar Perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa ( APBDes) dapat segera diselesaikan sebelum bulan Desember berakhir.

“Saya ingin melihat, pada Januari 2020 dana desa tahap pertama sudah tersalurkan. Karena itu, maka perencanaan APBDes harus segera dituntaskan,” kata Azhari.

Azhari mengatakan, dana desa harus memberikan manfaat dan dapat menyelesaikan masalah dalam masyarakat, seperti pengangguran dan kemiskinan.

“Tujuan dari dana desa ini adalah agar tidak ada lagi masyarakat yang miskin, tidak ada lagi yang menganggur, tidak ada lagi masyarakat yang tak sehat, dan berbagai tujuan lainnya,” kata Azhari.

Azhari mengatakan, tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk mengevaluasi penggunaan dana desa yang telah berjalan selama lima tahun terakhir. Ia berharap, arahan yang diberikan oleh Sekda Aceh itu, dapat memberikan arah yang lebih baik bagi kepala desa dalam memanfaatkan dana yang ditransfer oleh pusat itu.

Ikut mendampingi Sekda Aceh pada Pertemuan Evaluasi Pengelolaan Dana Desa dan Gerakan BEREH, antara lain, Sekda Kabupaten Bener Meriah, Haili Yoga, Kadis PMK Bener Meriah, Sofyan, dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Bener Meriah. []

Tags: APBDes 2020Bener Meriahpemerintah aceh
Previous Post

Sekda Aceh Dorong Percepatan Penetapan APBDes 2020

Next Post

Isu Radikalisme Jadi Dagangan Seperti di Era Orba

Next Post

Isu Radikalisme Jadi Dagangan Seperti di Era Orba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nora Idah Nita: Rakyat Butuh Kejujuran, Pusat Harus Terima Laporan Apa Adanya

Nora Idah Nita: Rakyat Butuh Kejujuran, Pusat Harus Terima Laporan Apa Adanya

12/12/2025
Laporan Bahlil ke Prabowo: Listrik di Aceh Menyala Malam Ini

Kepemimpinan di Tengah Bencana Aceh, Akademisi USK: Tiga Bupati Lolos Uji Publik

12/12/2025
Krak, Jembatan Darurat Penghubung Nagan Raya-Aceh Tengah Rampung

Krak, Jembatan Darurat Penghubung Nagan Raya-Aceh Tengah Rampung

12/12/2025
Presiden Prabowo Minta Anak Korban Banjir di Aceh Tabah dan Semangat

Presiden Prabowo Minta Anak Korban Banjir di Aceh Tabah dan Semangat

12/12/2025
Aceh Perpanjang Status Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Menkes: 41 RS di Aceh Sudah Beroperasi Secara Bertahap

12/12/2025

Terpopuler

Ohku, Pengerukan DAS Krueng Meureudu Diwarnai Pro Kontra Warga

Ohku, Pengerukan DAS Krueng Meureudu Diwarnai Pro Kontra Warga

10/12/2025

Ohku, Relawan ‘Dipatok’ Rp3 Juta Saat Menyeberang di Kuta Blang Bireuen

Viral, Biaya Nyebrang ‘Bantuan’ di Kuta Blang Bireuen Capai Jutaan Rupiah

PGRI Simeulue Kumpulkan Uang 120 Juta Lebih untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Disdikbud Pidie Upayakan Percepatan Pemulihan 32 Sekolah Terdampak Banjir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com