Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dyah Apresiasi Aksi Peduli Krueng Aceh

Admin1 by Admin1
29/12/2019
in Nanggroe
0
Dyah Apresiasi Aksi Peduli Krueng Aceh

Banda Aceh–Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati mengapresiasi seribu relawan aksi peduli krueng Aceh yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencinta Alam Leuser Universitas Syiah Kuala di kawasan bantaran sungai Krueng Aceh Peunayong, Banda Aceh, Minggu, 29 Desember 2019.

“Isu selamatkan lingkungan itu bagus sekali, karena menjaga lingkungan adalah kepentingan bersama dan harus memiliki komitmen kuat dalam menjaga lingkungan terutama kebersihan kawasan sungai,” kata Dyah.

Dyah menuturkan, sungai adalah aspek utama dalam kehidupan manusia, jadi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh. Selain berfungsi sebagai sumber irigasi, sungai juga merupakan sumber kehidupan bagi pemenuhan kebutuhan hidup sehari hari, seperti makan, minum, menyuci dan lain-lain.

Maka itu, kata Dyah, Krueng Aceh adalah saIah satu sungai yang sangat strategis dan bersejarah bagi masyarakat Aceh tersebut haruslah dijaga kelestariannya demi tercapainya lingkungan yang bersih bagi masyarakat Aceh khususnya Kota Banda Aceh sehingga terhindar dari sampah dan penyakit yang ditularkan melalui air yang kotor.

Terkait itu, Dyah juga mengungkapkan, menjaga lingkungan sama dengan tidak lagi menggunakan sampah plastik sekali pakai. Mengingat Indonesia adalah penyumbang sampah kedua terbesar di dunia, selain itu sampah plastik juga mencemari tanah, air, laut, bahkan udara karena sulit terurai.

Konsumsi plastik secara berlebih pun mengakibatkan jumlah sampah plastik semakin meningkat. Karena plastik berasal dari senyawa kimia sehingga sulit terurai secara alami. Untuk informasi, satu buah plastik membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun untuk bisa terurai dengan sempurna.

“Gerakan zero waste ini harus terus digaungkan ke seluruh elemen masyarakat hingga pelosok Aceh bahwa sampah plastik sangatlah berbahaya bagi kelangsungan lingkungan hidup anak cucu kita kelak,” Kata Dyah

Maka itu, Dyah berharap, melalui gerakan tersebut dapat terus dijalankan dan dipertahanan untuk lingkungan yang bersih, tidak kumuh dan jauh dari sampah.

Semantara itu, Ketua Umum UKM Leuser Gaung Adly Wicaksana sebagai penggagas kegiatan, mengatakan aksi peduli Krueng Aceh tersebut merupakan langkah awal dan upaya bersama sebagai generasi muda Aceh untuk mengkampanyekan hidup tanpa plastik demi keberlangsungan hidup yang bersih.

Karenanya, sampah plastik yang kian hari meningkat meberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitar khsususnya sungai sebagai aspek utama kebutuhan hidup manusia.

“Kita ingin menunjukkan kemasyarakatan bahwa untuk menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik sekali pakai, dan gerakan ini untuk menggerakkan semua pihak untuk dapat mengurangi penggunaan plastik,” kata Gaung.

Dalam aksi tersebut para mahasiswa yang tergabung dalam aksi peduli Krueng Aceh tersebut membagikan ratusan tumbler sebagai bentuk mengurangi sampah plastik sekali pakai [•]

Tags: krueng Aceh
Previous Post

Aceh Charity Silaturrahmi dengan Lansia Gampong Lam Paya

Next Post

Kapolda Sumut Diminta Kontrol Bawahan Terkait Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Next Post
Kapolda Sumut Diminta Kontrol Bawahan Terkait Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Kapolda Sumut Diminta Kontrol Bawahan Terkait Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

22/09/2026
Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

22/09/2026
Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

22/09/2026
Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

22/09/2026
Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

22/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Dyah Apresiasi Aksi Peduli Krueng Aceh

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com