Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Risman Rachman: Bagus Jika Mau Belajar Konektivitas dari Maluku

Admin1 by Admin1
05/10/2020
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Penasehat Khusus Gubernur Aceh Risman Rachman menyatakan sangat bagus jika ada yang mau membandingkan Maluku dengan Aceh terkait pembangunan/pengadaan infrastruktur konektivitas.

“Nilai pentingnya, dengan kesediaan belajar dari daerah lain menjadi makin paham akan arti penting infrastrukur terintegrasi atau konektivitas, itu lesson learnednya,” kata Risman Rachman, Minggu (4/10).

Disampaikan, sama seperti Aceh dengan misi infrastruktur terintegrasi, Maluku juga memiliki misi konektivitas. Bedanya, di Maluku konektivitasnya lebih banyak terkait dengan laut.

“92,4 persen wilayahnya yang seluas 712.480 kilometer persegi merupakan laut dengan 1.340 pulau. Jadi, wajar mereka butuh banyak kapal, dan karena keadaan lautnya yang ekstrem, mereka juga butuh kapal berkapasitas besar,” kata Risman.

Ditambahkan, dengan dukungan APBD Maluku disekitar Rp3,36 – 3,37 triliun bisa dimaklumi jika Maluku sangat membutuhkan banyak dukungan dari Pemerintah Pusat. Tentu tidak logis jika Maluku menggandalkan APBD mereka.

“Dan, misi konektivitas antar pulau Maluku kebetulan bertemu dengan program tol lautnya Bapak Presiden, sehingga pada saat Jokowi berkunjung ke Maluku, 9 Februari 2017, di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Pak Jokowi menjanjikan kapal berkapasitas 1.500 GT,” kata Risman.

Begitu juga dengan Aceh, misi infrastruktur terintegrasi bertemu dengan visi infrastruktur konektivitas Jokowi. Maka hadirlah jalan tol Sibanceh yang Agustus lalu diresmikan oleh Presiden RI.

Sebagaimana diketahui, jalan tol Sibanceh bagian dari jalan tol trans sumatera. Setelah tol ruas Banda Aceh–Sigli, akan dilanjutkan dengan ruas Sigli–Lhokseumawe, Lhokseumawe–Langsa, dan Langsa–Binjai.

“Jika merujuk Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, Jalan Tol Lhokseumawe – Sigli sepanjang 135km memerlukan investasi total sebesar Rp21,786 triliun,” kata Risman.

Sebelum itu, melalui APBN dan APBA juga ada dibangun jembatan gantung untuk mendukung konektivitas antar desa.

“Jadi jelas ya, duduk perkaranya bukan pada lobi, atau pada pakai apbd atau tidak. Ini pandangan Orba. Baru terbangun gampong atau daerah jika menjadi bagian dari pemenang politik. Sekarang eranya saling mengisi, dan agar bisa saling mengisi maka visi dan misi pembangunan daerah dan pusat ya harus sinergis, ndak bisa sendiri-sendiri,” papar Risman.

Untuk itu, Risman menyatakan ikut senang jika ada yang sudi belajar dari daerah lain. Diharapkan dapat memicu perubahan pandangan terhadap langkah konektivitas Aceh lewat pembangunan sejumlah ruas jalan melalui metode tahun jamak.

“Ndak usah malu, kan sudah belajar. Tapi, jika dipakai untuk kepentingan politik menekan, bolehlah isu lobi vs beli diangkat, minimal ada diskusi hangatlah di ruang publik hahaha,” kata Risman.

Meski begitu, kata Risman ada yang perlu dipelajari dari Maluku. Sejak diserahkan, KMP Bahtera Nusantara II itu dikabarkan sempat belum beroperasi karena ketiadaan kapten sehingga harus docking di Surabaya, Jawa Timur.

“Semoga Kapal Aceh Hebat, sudah mengatasi semua kemungkinan yang dapat menjadi faktor penghambat beroperasinya kapal Aceh Hebat nantinya,” tutup Risman. []

Previous Post

Sabirin: Tidak Ada Salahnya Subulussalam Diikutsertakan dalam Pilkada 2022

Next Post

51 Nelayan yang Dipulangkan dari Thailand Negatif Covid-19

Next Post

51 Nelayan yang Dipulangkan dari Thailand Negatif Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan

Hadiri Konferensi IV Forum KKA, Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen Kolaborasi Pembangunan

20/04/2026
Monitoring TKA SD Tahun 2026, Sekda: TKA Jadi Dasar Evaluasi Kemampuan Siswa

Monitoring TKA SD Tahun 2026, Sekda: TKA Jadi Dasar Evaluasi Kemampuan Siswa

20/04/2026
Ketua TP PKK Aceh Timur Kunjungi SD Negeri Tanah Rata di Peureulak

Ketua TP PKK Aceh Timur Kunjungi SD Negeri Tanah Rata di Peureulak

20/04/2026
Dinner Delegasi Apeksi, Illiza: Selamat Datang di Banda Aceh

Dinner Delegasi Apeksi, Illiza: Selamat Datang di Banda Aceh

20/04/2026
Persiraja Banda Aceh Ditahan Imbang Garudayaksa 2-2 di Kandang

Persiraja Banda Aceh Ditahan Imbang Garudayaksa 2-2 di Kandang

20/04/2026

Terpopuler

Risman Rachman: Bagus Jika Mau Belajar Konektivitas dari Maluku

05/10/2020

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

Dari Kampus ke Tanah Suci: KNA Satukan Energi Besar Masyarakat Gayo di Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com