Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Bupati Aceh Besar Harus Mampu ‘Menjual’ Pulo Aceh Melalui Menparekraf

Admin1 by Admin1
06/05/2021
in Nanggroe
0
BRA Diminta ‘Tak Lambong-lambong Kupiah’ Atas Nama Korban Konflik

Usman Lamreung

JANTHO – Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, diminta untuk melakukan lobby kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, guna membangun dan menjual potensi wisata bahari yang ada di Pulo Breuh dan Pulo Nasi atau Pulo Aceh.

Hal itu disampaikan oleh tokoh muda Aceh Besar, Usman Lamreueng, menyikapi keseriusan Sandiaga Uno yang baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Aceh.

“Bupati Aceh Besar harus mampu melobby Menparekraf untuk menjual potensi wisata yang ada di Pulo Aceh. Jangan biarkan potensi Pulo Aceh terbengkalai selama ratusan tahun. Kalau pariwisata hidup, warga Pulo Aceh akan sejahtera,” kata Usman Lamreueng.

Untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya di Aceh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan Aceh bisa menyerap investasi senilai 1 miliar dollar AS, atau Rp 14,5 triliun dari Uni Emirat Arab.

“Komitmen serius dari Kementerian Parawisata dan Ekonomi Kreatif patut di apresiasi, tentu menjadi salah satu program unggulan potensial sektor destitasi wisata dalam percepatan pembangunan di Propinsi Aceh.”

Menurut Usman, momentum ini harus dimamfaatkan Pemerintah Aceh Besar untuk berkomunikasi dengan Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Soalnya Aceh Besar punya potensi besar sektor parawisata, dengan pantai dan alam yang sangat indah termasuk juga Pulo Aceh dengan pasir putih serta panorama alam yang menakjubkan. Sudah pasti Pak Menteri Sandiaga Uno tertarik.

“Ini peluang besar Pemerintah Aceh Besar merespon secara cepat untuk melobi Pak Menteri Sandiaga Uno, bila ada penambahan anggaran investasi Uni Emirat Arab, bisa di alokasikan percepatan dan pertumbuhan sektor wisata bahari di Pulo Aceh.”

“Jangan hanya berfikir bangun lapas saja, namun peluang besar yang menjadi target Pak Menteri Sandiaga Uno harus disambut dengan respon secepatnya agar Pulo Aceh diperiotaskan dalam pembangunan wisata seperri Pulau Banyak. Jangan hanya berwacana saja membangun Pulo Aceh, namun pemerintah Aceh Besar harus memberikan bukti dan realisasi. Sudah memasuki fase ke empat pemerintahan Mawardi Ali dan Waled Husaini, sudah sewajarnya ada sebuah program besar yang ditinggalkan saat berakhir kekuasaannya,” ujar Usman Lamreung lagi. []

Previous Post

Partai Gelora Aceh Bagi Takjil ke Panti Asuhan

Next Post

Jalan Panjang Pawang Jamal Kembali ke Aceh (Bagian 3)

Next Post

Jalan Panjang Pawang Jamal Kembali ke Aceh (Bagian 3)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muda Balia: Penguasa Aceh Gagal Memanfaatkan Budaya sebagai Suara Rakyat

Muda Balia: Penguasa Aceh Gagal Memanfaatkan Budaya sebagai Suara Rakyat

14/06/2026
International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

14/06/2026
Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

14/06/2026
Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

14/06/2026
Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

14/06/2026

Terpopuler

BRA Diminta ‘Tak Lambong-lambong Kupiah’ Atas Nama Korban Konflik

Bupati Aceh Besar Harus Mampu ‘Menjual’ Pulo Aceh Melalui Menparekraf

06/05/2021

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com