Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gubernur Aceh Ikuti Rakornas Wasin 2021

Admin1 by Admin1
27/05/2021
in Nanggroe
0
Gubernur Aceh Ikuti Rakornas Wasin 2021

BANDA ACEH — Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pengawasan intern pemerintah yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, dari Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis, (27/5/2021).

Rakor bertema “kawal efektivitas belanja, pulihkan ekonomi,” itu diikuti juga oleh seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju, gubernur, bupati, walikota, Kepala Perwakilan BPKP, dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Kementerian dan Pemda dari seluruh Indonesia.

Presiden Joko Widodo, dalam pengarahannya saat membuka Rakor tersebut, mengatakan, Tahun 2021 menjadi agenda pemerintah untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah sendiri sudah menyiapkan anggaran khusus untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) hampir mencapai Rp700 triliun.

“Anggaran ini harus direalisasi dengan cepat dan tepat sasaran, sehingga ekonomi kita bisa bangkit kembali. Saya ingin mengingatkan, efektivitas, akuntabilitas dan efisiensi dari belanja itu hal yang sangat penting,” kata Jokowi, sapaan akrab Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta aparatur BPKP dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk terus mengawal percepatan belanja pemerintah dan ditingkatkan.

“Realisasi belanja pemerintah masih rendah, sekitar kurang lebih baru 15 persen untuk APBN dan 7 persen untuk APBD. Serapan belanja PEN juga masih rendah,” kata Jokowi.
Oleh sebab itu, Jokowi juga meminta agar BPKP dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk mencari tahu penyebab lambannya realisasi belanja pemerintah tersebut. Mereka juga diminta untuk memberikan solusi dan jalan keluar mengatasi masalah tersebut.

Presiden juga meminta Menteri dan kepala daerah untuk meningkatkan kualitas perencanaan programnya. Program yang dijalankan harus jelas sasaran dan ukuran keberhasilannya. Program di daerah juga harus sinkron dengan program Pemerintah Pusat.

“Tidak optimalnya daya ungkit program yang dilaksanakan dan masyarakat juga dirugikan, karena tidak mendapat manfaat dari program itu. Karena itu Saya perintahkan BPKP dan APIP kawal dari hulu (program) sejak dari perencanaan,” ujar Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti masalah akurasi data, dimana acap kali data di daerah dan pusat mengalami tumpang tindih. Permasalahan tersebut berpotensi menjadikan program penyaluran bantuan pemerintah tidak tepat sasaran.

“BPKP harus membantu mengawal peningkatan kualitas data yang dikelola pemerintah. Kawal integrasi, kawal sinkronisasi,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, efektivitas pengawasan intern membutuhkan komitmen dan manajemen yang baik. Karena itu semua rekomendasi BPKP harus ditindaklanjuti, sehingga tidak terjadi masalah yang sama di tahun berikutnya.

“Saya tekankan pada Menteri, kepala lembaga, kepala daerah, tindaklanjuti rekomendasi dari hasil pengawasan BPKP dan APIP. Jangan dibiarkan berlarut-larut membesar dan akhirnya bisa menjadi masalah hukum,” tutur Jokowi.

“Saya ingin mengingatkan lagi keberadaan BPKP dan APIP adalah untuk mencapai tujuan pembangunan. Di masa sulit seperti ini kita harus bekerja cepat dan saling bersinergi agar bangsa kita bisa bangkit kembali dari pandemi,” kata Presiden.

Previous Post

Bupati Simeulue Serahkan Pengelolaan Pelabuhan Penyeberangan Sinabang ke Gubernur Aceh

Next Post

Bunda Paud Kabupaten Pidie Dikukuhkan

Next Post
Bunda Paud Kabupaten Pidie Dikukuhkan

Bunda Paud Kabupaten Pidie Dikukuhkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Pidie Dorong Durian Montong dan Kopi Geumpang Jadi Komoditas Unggulan Daerah

Pemkab Pidie Dorong Durian Montong dan Kopi Geumpang Jadi Komoditas Unggulan Daerah

14/06/2026
Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

14/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Petugas Masih Berupaya Padamkan Karhutla di Nagan Raya

14/06/2026
PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

14/06/2026
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

14/06/2026

Terpopuler

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

12/06/2026

Gubernur Aceh Ikuti Rakornas Wasin 2021

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com