Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

PPKM Mikro di Aceh Dinilai Tak Optimal

Admin1 by Admin1
09/07/2021
in Nanggroe
0
12 Warga Tidak Pakai Masker Terjaring Razia Tim Gabungan Ops Yustisi

BANDA ACEH – Aktivitas pembatasan akses keluar masuk Banda Aceh belum berjalan maksimal. Padahal penyekatan ini bertujuan untuk membatasi mobilitas warga.

Terdapat tiga pos yang melakukan penyekatan yakni Lambaro, Leupung, dan Ulee Lheue. Sayangnya sejak Jumat, 9 Juli 2021 pagi di Lambaro tidak nampak ada penyekatan, hal ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi.

Petugas hanya berjaga di pos. Sementara kendaraan pribadi maupun umum dapat melintas bebas keluar masuk Banda Aceh tanpa menunjukkan dokumen persyaratan seperti hasil rapid antigen negatif dan surat vaksinasi.

“Mengingat Aceh memiliki angka kasus covid-19 yang tinggi, sayangnya hal ini tak sejalan dengan aktivitas warga yang masih berjalan normal seperti di sektor perkantoran. Bahkan pegawai masih bekerja dari kantor, baik kantor pemerintahan maupun swasta dan melebihi kapasitas 25 persen,” ujar reporter Metro TV, Sheilla Aditya pada program Metro Siang, Jumat, 9 Juli 2021.

Mirisnya, kegiatan makan dan minum seperti di kafe dan warung kopi belum dipatuhi oleh pelaku usaha. Semula kafe dan restoran harus tutup pukul 17.00, namun masih banyak yang buka hingga pukul 22.00 dan melayani pengunjung tanpa batasan.

Sumber: medcom.id

Previous Post

KontraS Aceh Sebut Reparasi Korban Pelanggaran HAM Jangan Cuma Jargon

Next Post

Dayah Salafiah dari Blang Bladeh

Next Post

Dayah Salafiah dari Blang Bladeh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

09/06/2026
STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

09/06/2026
UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN

UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN

09/06/2026
Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

08/06/2026
Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

08/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com