MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan menyambangi lokasi perkebunan jeruk warga di Krueng Tijee, Desa Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, Rabu 13 Juli 2021.
Kebun jeruk seluas satu hektar setengah ini merupakan milik Razali warga Desa Geuteng, Kecamatan Meurah Dua, yang ditanam sejak 2015 lalu dengan kondisi hasilnya sangat banyak berbuah, bahkan sekali panen mencapai dua hingga tiga ton setiap kali panen.
Menurut Razali bahwa dalam sebulan dia bisa memanen tiga kali yang dijual perkilo gram nya hanya sepuluh ribu rupiah.
Biasanya buah-buah segar ini hanya dipasarkan ke pasar kota Meureudu dan sekitarnya.
“Kita berharap adanya perhatian pemerintah setempat dalam membantu bibit, perbaikan jalan, serta bantuan lainnya, sebab selama ini kebun ini di kelola sendiri tanpa ada nya bantuan,” kata Razali.
Sementara itu Sukri Itam, Kadis Perkebunan dan Peternakan Pidie Jaya, pada Selasa 13 Juli 2021 kemarin sekitar pukul 10.00 wib bersama rombongan dinas nya mengunjungi langsung kebun jeruk tersebut yang hidup subur di atas pergunungan Pidie Jaya.
“Kedatangan kita kesini yang pertama untuk melihat langsung potensi pontesi alamnya, namun kita juga melihat langsung kebun jeruk yang berbuah lebat, serta hanya di sini yang memiliki lahan kebun jeruk milik warga Pidie jaya,” jelas nya.
Selain itu kedatangan Kadis Perkebunan dan peternakan Pidie Jaya sebagai bentuk perhatian Pemkab agar membawa berkah kepada pemilik kebun jeruk, dimana kali ini dia akan memberikan bantuan pupuk sebanyak satu ton.
“Sesuai permintaan warga atau petani kebun masing-masing, seperti mereka minta pupuk, bibit, serta perbaikan jalan, namun kita akan memberikan permintaan itu kalau memang tersedia anggaran di dinas, maka untuk kebun jeruk ini kita akan memberikan pupuk sebanyan satu ton, agar tanaman ini hidup lebih subur dan bagus,” katanya.











