Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Upaya Penguatan Kelembagaan, Wali Nanggroe Tatap Muka dengan Tokoh Aceh

Admin1 by Admin1
10/08/2021
in Nanggroe
0
Upaya Penguatan Kelembagaan, Wali Nanggroe Tatap Muka dengan Tokoh Aceh

Banda Aceh – Dalam upaya mencari masukan-masukan untuk penguatan kelembagaaan, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haytar mengadakan tatap muka atau pertemuan dengan para tokoh Aceh dari berbagai kalangan.

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, M. Nasir Syamaun, MPA menyebutkan, tatap muka dalam bentuk dialog terfokus itu dikemas dalam acara “Meuseraya Wali Nanggroe Aceh Bersama Tokoh Masyarakat dalam Rangka Penguatan Kelembagaan Wali Nanggroe Aceh”, Selasa 10 Agustus 2021, di Meuligoe Wali Nanggroe.

Kegiatan itu, kata M. Nasir, diikuti oleh seluruh perangkat yang ada di Lembaga Wali Nanggroe bersama para tokoh dari berbagai kalangan, baik dari tokoh masyarakat, alim ulama, akademisi, mantan pejabat pemerintahan, dan mantan politisi. “Kegiatan ini sebagai forum curah pendapat dan menggali pemikiran sebagai upaya penguatan Lembaga Wali Nanggroe,” kata M. Nasir.

Dalam arahannnya sebelumnya kegiatan Meuseuraya itu dimulai, Wali Nanggroe mengingatkan kembali, sebagai pemersatu Wali Nanggroe memiliki tanggungjawab yang sangat strategis, khususnya dalam membangun peradaban Aceh, dan mengisi perdamaian. Karena itu, tidak mungkin tanggungjawab itu dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya dukungan dari semua kalangan yang ada di Aceh.

“Alhamdulillah pada hari yang baik ini, bertepatan dengan dengan 1 Muharram 1443 Hijriah kita telah dapat bertatap muka langsung untuk mencurahkan fikiran dalam upaya membangun peradaban, dan penguatan Lembaga Wali Nanggroe,” kata Tgk. Malik Mahmud.

“Ini merupakan kesempatan yang amat baik,” tambah Wali Nanggroe.

Wali Nanggroe mengharapkan, dari forum tersebut akan ada masukan-masukan yang bertujuan untuk penguatan salahsatu lembaga kekhususan yang dimiliki Aceh, dan juga masukan-masukan untuk penguatan pembangunan serta perdamaian Aceh.

“Besar harapan saya agar forum ini akan merumuskan rancangan stretegis bagi Lembaga Wali Nanggroe dalam menjalankan tugas dan fungsinya, sebagaimana yang tertuang dalam MoU Helnsinki dan UUPA,” pinta Wali Nanggroe dalam arahannya.

Forum dialog yang dimulai dari pukul 09.00 WIB tersebut kemudian dimoderatori oleh Dr. Fajran Zain. Para tokoh dari berbagai kalangan secara bergantian menyampaikan ide dan gagasan mereka, baik dalam upaya penguatan Lembaga Wali Nanggroe, dan membangun peradaban Aceh.

Dialog yang diikuti langsung oleh Wali Nanggroe—didampingi Katibul Wali Nanggroe, para staf khusus, dan seluruh perangkat yang ada di Lembaga Wali Nanggroe– itu setidaknya terfokus pada tiga poin, yaitu peran Wali Nanggroe dalam meninggikan dinul Islam, peran Wali Nanggroe dalam pembangunan peradaban Aceh, dan Peran Wali Nanggroe dalam penguatan perdamaian Aceh.

“Ke depan akan ada lagi forum seperti ini. Semua hasil dialog pada hari ini akan di follow up oleh Lembaga Wali Nanggroe,” kata Katibul Wali Nanggroe, Azwardi AP, M.Si.[]

Previous Post

Bantu Atasi Covid-19, Garda Pemuda NasDem Aceh Akan Gelar Donor Darah dan Plasma Konvalesen

Next Post

Gubernur Aceh: Milad ke-19, Mahkamah Syar’iyah Semakin Matang, Profesional dan Akuntabel

Next Post

Gubernur Aceh: Milad ke-19, Mahkamah Syar’iyah Semakin Matang, Profesional dan Akuntabel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

18/06/2026
Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

18/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

18/06/2026
Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

18/06/2026
Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

18/06/2026

Terpopuler

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Prodi MKM FK USK Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com