Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Asisten II Buka Meeting Satgas Percepatan Investasi Aceh

Admin1 by Admin1
28/09/2021
in Ekonomi
0
Asisten II Buka Meeting Satgas Percepatan Investasi Aceh

BANDA ACEH – Asisten II Sekda Aceh, Ir. Mawardi, membuka Meeting & Capacity Building Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi Aceh, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Selasa (28/09/2021). “Kegiatan ini sangat penting sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas Satgas Percepatan Investasi Aceh dalam rangka pengelolaan promosi proyek investasi di Aceh,” kata Mawardi.

Menurut Mawardi, Pemerintah Aceh optimis perkembangan investasi di Aceh akan terus mengalami trend yang menggembirakan. Dalam kurun waktu 2019 – 2020, realisasi investasi di Aceh rata-rata meningkat sebesar 175 persen. Pada tahun 2019, realisasi investasi Aceh mencapai Rp.5,8 triliun, naik signifikan dari Rp.1,2 triliun di tahun 2018. Selanjutnya, realisasi investasi di tahun 2020 yang juga meningkat menjadi Rp 9,1 triliun.

Mawardi mengatakan, meskipun mencatat peningkatan yang signifikan, realisasi investasi di Aceh masih belum merata dari sisi sektor dan wilayah. Sektor dominan adalah energi dan konstruksi. “Kita berharap selain membukukan angka realisasi investasi yang makin besar, pemerataan realisasi investasi di seluruh sektor dan wilayah juga dapat dicapai,” kata dia.

Mawardi menyebutkan, Satgas Percepatan Investasi Aceh dibentuk untuk mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi penanaman modal untuk penguatan daya saing Aceh dalam perekonomian nasional dan internasional. Target dan sasaran Satgas ini adalah untuk meningkatkan realisasi investasi, penyelesaian izin investasi yang efisien dan mudah, serta menciptakan proyek investasi clean and clear yang sudah siap untuk ditawarkan atau Investment Project Ready to Offer (IPRO).

Aceh, kata Mawardi, memang kaya akan berbagai potensi dan peluang investasi, mulai dari sektor energi, agro industry, hingga pariwisata. “Namun kini bukan saatnya lagi kita menawarkan dan mempromosikan sesuatu yang belum clean and clear kepada calon investor. IPRO ini merupakan salah satu bagian penting untuk menarik investor, karena berisikan data dan informasi yang clean and clear bagi investor yang akan menjadikan salah satu dasar memutuskan berinvestasi di suatu kawasan, misalnya kejelasan status lahan dan hitungan bisnisnya,” ujar Mawardi.

Karena itu, Mawardi mengharapkan kepada peserta meeting dan capacity building, agar memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas sebagai salah satu pengambil kebijakan di daerah dan instansi yang dipimpin. “Kita harus bisa menjadikan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, sebagai tumpuan penggerak roda perekonomian rakyat dan sumber Pendapatan Asli Aceh (PAA). Maka dari itu, peran dan kontribusi saudara-saudari di dalam Satuan Tugas ini menjadi sangat penting,” ujar Mawardi.

Previous Post

Sekda Terus Ingatkan Soal Capaian Vaksinasi Pelajar

Next Post

Sekda Semangati Santri di Aceh Besar yang Ikut Vaksinasi Covid-19

Next Post
Sekda Semangati Santri di Aceh Besar yang Ikut Vaksinasi Covid-19

Sekda Semangati Santri di Aceh Besar yang Ikut Vaksinasi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Asisten II Buka Meeting Satgas Percepatan Investasi Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com