Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Ratusan Mahasiswa PTM Abdya Wisuda, 11 Mendapat Nilai Cumlaude

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/12/2021
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Kegurauan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dibawah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Kabupaten Aceh Barat Daya kembali mewisudakan atau membaiatkan 120 lulusan Angkatan ke-IX 2021.

Upacara wisuda lulusan Strata Satu (S-1) itu berlangsung dalam rapat senat terbuka di Ruang Risalah DPRK Kabupaten Abdya, Sabtu (11/12/2021).

Acara sakral tersebut dipimpin oleh Ketua STIT Muhammadiyah Abdya Mukhlis MS, MA, yang Dihadiri PW Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, SH. M. Hum. LL DIKTI Wilayah XIII Drs. M. Najib, M. Pd. Kopertais Wilayah V Fuadi, M. Hum. Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH. Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Afdhal Jihat, M. Pd dan Ketua BPH PTM Abdya, Ir H Mismaruddin Mahdi, Drs. H. Ridwan Adami, MM selaku sesepuh Muhammadiyah Abdya, serta seluruh civitas akademik PTM Abdya.

Adapun jumlah para Wisudawan dan Wisudawati dari STKIP terdiri atas Jurusan Program Pendidikan (Prodi) Matematika 4 orang, Prodi Bahasa Inggris 10 orang dan STIT Prodi PAI 51 orang dan prodi MPI sebanyak 72 lulusan.

Dari 137 Mahasiswa PTM Abdya yang diwisudakan itu, terdapat 11 Mahasiswa yang mendapatkan nilai Cumlaude. 4 orang dari STKIP diantaranya; Ayu Rafika, Maya Destina, Siti Hayatun Mishdar Siregar, Wiska. DS dan Yuliza.

Dari Kampus STIT ada 6 orang Mahasiswa yang mendapatkan Predikat Terpuji seperti; Lisa Agustia. S, Walida Ramadhani, Sefria Rahmi, Irma Yanti, Eliza dan Indah Lisnawati.

Muhklis MS, MA dalam pidato senat terbuka tersebut menyampaikan bahwa, membangun SDM unggul merupakan prioritas utama pemerintah.
Pembangunan Sumber Daya Manusia adalah kunci kemajuan Indonesia di masa yang akan datang.

“SDM unggul memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan persaingan dalam dunia bisnis, ekonomi, politik dan budaya,” ucap Muhklis.

Ia menambahkan, dengan predikat Sarjana yang melekat tentu ada tanggung jawab sosial yang diemban. Secara sederhana, suatu tanggung jawab sosial merupakan sebuah komitmen untuk merespons permasalahan sosial, atas dasar kepedulian sosial.

“Tentu saja, setiap mahluk sosial memiliki tanggung jawab sosial. Tetapi seorang sarjana memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar dikarenakan pengetahuan yang dimilikinya,” terangnya.

Terakhir, Ketua STIT yang akrap disapa Ustadz Mukhlis itu berpesan kepada para Mahasiswa yang yang baru saja diwisudakan atau juga akantan sebelumnya, untuk selalu menjaga nama baik Kampus serta Almamater Perguruan Tinggi Muhamadiyah Abdya.

“Jika ada Alumni yang telah sukses dan yang suatu saat nanti pasti akan sukses. Maka, jangan lupakan kampusnya dan Doses-dosenya, karena kami selaku dosen kalian tidak mengharapkan apa-apa dari mahasiswa sekalian, yang kami inginkan hanya agar hubungan silahturahmi tetap terjalin. Sesekali lihat-lihatlah kampus,” pungkasnya.

Sementara itu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, SH. M. Hum pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwah, Gerakan Muhamadiyah memang tidak terlepas dari Pendidikan guna untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Muhammadiyah itu sendiri memang bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Sosial. Maka jangan heran jika kita lihat bahwa Muhamadiyah itu mempunyai lembaga pendidikannya sendiri, dari Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi. Tidak hanya di Indonesia, Muhamadiyah juga telah mendirikan Perguruan Tinggi di luar negeri seperti di Malaysia dan rencananya juga akan didirikan di sejumlah negara lainnya,” ungkap Malik Musa.

Ia melanjutkan, Mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi Muhamadiyah harus mampu bersaing bersaing di tengah era Revolusi Industri 4.0 saat ini.

“Kami mengingatkan, Mahasiswa lulusan Perguruan Tinggi Muhamadiyah, tidak hanya semata-mata untuk meraih gelar sehingga tergilas oleh perkembangan zaman. Yang lebih penting dari itu ialah memiliki kompetensi untuk mampu bersaing di tengah era Revolusi Industri 4.0 ini,” kata Malik Musa.

Ia juga berharap agar para lulusan S1 PTM Abdya itu untuk dapat melanjutkan pendidikan kejenjang berikutnya.

“Lulusan S1 hari ini bukan apa-apa, karena masih banyak lulusan Strata Satu di luar sana yang tidak dapat bersaing dengan perkembangan zaman. Maka dari itu, cobalah untuk melanjutkan jenjang S2 dan S3,” imbuh Malik Musa.

Reporter: Rusman

Previous Post

Akmal Ibrahim: Membangun SDM Unggul Merupakan Prioritas Utama Pemerintah RI

Next Post

DPD Gelora Aceh Besar Gelar Konsolidasi Internal

Next Post

DPD Gelora Aceh Besar Gelar Konsolidasi Internal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

Bulog Sigli Gelontorkan Ribuan Ton Beras, Bentengi Pidie-Pidie Jaya dari Ancaman Gejolak Harga Pangan

07/06/2026
Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

07/06/2026
SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

07/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

07/06/2026
Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com