Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Uni Eropa Siap Jatuhkan Sanksi Jika Rusia Menginvasi Ukraina

Admin1 by Admin1
17/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Para pemimpin di Uni Eropa pada Kamis, 16 Desember 2021, sepakat akan menjatuhkan sanksi ekonomi ke Rusia jika militer Rusia menginvasi Ukraina. Uni Eropa saat yang sama juga mendorong dilakukannya diplomasi yang lebih banyak dengan Moskow.

Negara-negara Baltik, negara di wilayah tengah dan timur Eropa sangat yakin mereka diserang Rusia dari berbagai sudut. Lithuania menyebut sebuah risiko, yang mungkin terjadi adalah militer Rusia menyerang dari Belarus, yakni sebuah negara sekutu Rusia.

“Setiap agresi militer melawan Ukraina akan berdampak pada konsekuensi dan biaya yang tidak sedikit, diantaranya kebijakan pembatasan yang dikoordinasikan dengan mitra-mitra,” kata para pemimpin Uni Eropa dalam pernyataan bersama.

Sebelumnya pada 2014, negara-negara Barat pernah menjatuhkan sanksi ke Rusia karena menganeksasi semenanjung Krimea dari Ukraina. Sanksi itu mengincar sektor energi, perbankan dan pertahanan Rusia.

Kendati dalam rapat Uni Eropa belum ada perdebatan sanksi yang akan dijatuhkan pada Rusia, sejumlah diplomat mengatakan kebijakan baru mungkin akan mengincar oligarki Rusia, melarang Uni Eropa melakukan transaksi dengan bank-bank swasta Rusia dan kemungkinan memutus semua perbankan Rusia dari jaringan SWIFT.

Para pemimpin di Uni Eropa mengatakan mereka mendorong upaya diplomatik dan mendorong format Normady dalam mencapai Minsk Agreement, yakni kesepakatan damai 2014 – 2015 antara Jerman, Prancis, Ukraina dan Rusia.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Pembuat Drone DJI Masuk Daftar Hitam AS, Dituding Ikut Menindas Muslim Uyghur

Next Post

Pengadilan Afrika Selatan Minta Mantan Presiden Jacob Zuma Jalani Hukuman

Next Post

Pengadilan Afrika Selatan Minta Mantan Presiden Jacob Zuma Jalani Hukuman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Uni Eropa Siap Jatuhkan Sanksi Jika Rusia Menginvasi Ukraina

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com