Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

KPA Minta Persoalan Bendera Aceh Diselesaikan Hati-hati

Admin1 by Admin1
19/12/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Juru Bicara KPA Pusat, Azhari Cage SIP, berharap agar persoalan bendera Aceh diselesaikan dengan hati hati.

Hal ini dikatakan Cage terkait pemanggilan Ketua Mualimin Aceh, Teungku Zulkarnaini bin Hamzah atau akrab disapa Teungku Ni oleh Polda Aceh.

“Kita mengharapkan agar penyelesaian masalah bendera diselesaikan secara hati-hati agar Aceh yang sudah damai aman ini tidak lagi terseret ke arah konflik,” kata Cage.

“Apalagi MoU Hensinki dan UUPA belum diimplementasikan sebagai mana mestinya. Teungku Ni sebagai masyarakat Aceh dan juga sebagai ketua komite mualimin Aceh mungkin merasa kesal kenapa permasalahan bendera ini blm selesai sehingga terjadilah pengibaran dalam Milad di Kota Lhokseumawe.”

“Bisa jadi tujuan nya adalah untuk mengingatkan DPRA, gubernur dan pemerintah pusat agar polemik nya diselesaikan agar jelas secara hukum, terkait pernyataan Mendagri sudah membatalkan qanun itu adalah pernyataan sepihak karena DPRA dan pemerintah Aceh sampai saat ini belum pernah menerima surat tersebut secara fisik kecuali pemberitaan media. Saya tahu betul itu karena saya masih di DPRA saat itu,” ujar dia lagi.

Azhari Cage juga meminta Kepada DPRA dan gubernur untuk dapat menjelaskan hal ini kepada Kapolda Aceh bahwa terkait bendera bintang bulan setelah lahir qanun ranah nya masih ranah politik belum bisa dibawa ke ranah hukum.

“Kita tunggu saja proses nya nanti duduk tim dari pusat pak Moeldoko dengan wali dan Mualem agar permasalahan ini benar-benar selesai dan tuntas,” katanya lagi.

Previous Post

KPA: Pemanggilan Teungku Ni Oleh Polda Aceh Tidak Miliki Dasar Hukum

Next Post

Yasuf Mansur Buka Suara Usai Digugat Rp785 Juta oleh 12 Orang

Next Post

Yasuf Mansur Buka Suara Usai Digugat Rp785 Juta oleh 12 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

24/08/2026
Respon Erosi Krueng Babahrot, Pemkab Abdya Usulkan Penanganan Hingga ke Pemerintah Pusat

Respon Erosi Krueng Babahrot, Pemkab Abdya Usulkan Penanganan Hingga ke Pemerintah Pusat

24/08/2026
Muara Lhok Pawoh Dangkal Lagi, Nelayan Gotong Royong Keruk Sendimen, BPBK: Tunggu Hasil Survey

Muara Lhok Pawoh Dangkal Lagi, Nelayan Gotong Royong Keruk Sendimen, BPBK: Tunggu Hasil Survey

23/08/2026
Janji Kampanye Tertunai, Dr. Safaruddin Buktikan Bisa Selamatkan Aset

Janji Kampanye Tertunai, Dr. Safaruddin Buktikan Bisa Selamatkan Aset

23/08/2026
Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

23/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

KPA Minta Persoalan Bendera Aceh Diselesaikan Hati-hati

YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com