Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Gus Yahya Ungkap Alasan Maju Menjadi Calon Ketua Umum PBNU

Admin1 by Admin1
20/12/2021
in Nasional
0

Jakarta – Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengungkap alasan maju sebagai Ketua Umum PBNU.

Sosok yang akrab disapa Gus Yahya ini menyatakan salah satunya ialah ingin menghidupkan kembali idealisme, visi, dan cita-cita Gus Dur. Gus Dur atau Abdurrahman Wahid merupakan Presiden keempat Indonesia.

“Alasan mencalonkan sebagai ketua umum PBNU merupakan momentum sangat tepat untuk menghadirkan kembali Gus Dur,” ujar Gus Yahya, Minggu, 19 Desember 2021.

Gus Yahya menuturkan idealisme dan cita-cita dari Abdurrahman Wahid masih relevan sampai sekarang. Secara sosiologis, ia melihat hal itu masih akan relevan hingga puluhan tahun akan datang. “Persoalannya Gus Dur telah tiada, tetapi kita masih butuh kegusduran,” kata dia.

Yahya Staquf menjelaskan yang dibutuhkan adalah membangun sesuatu yang bisa menjadi substitusi kehadiran Gus Dur. Hal itu bisa dilakukan dengan konstruksi berdasarkan organisatoris. “NU menjadi media yang paling tepat untuk membangun kembali,” tuturnya.

Gus Yahya menyatakan melihat dinamika, baik domestik maupun internasional, apa yang dahulu digagas dan diperjuangkan oleh Gus Dur itu ternyata relevan sekali dengan momentum saat ini. “Kita lihat banyak masyarakat yang mengekspresikan rasa rindu dengan Gus Dur,” ujarnya.

Secara konstruksi organisasi, Gus Yahya menilai, belum ada upaya yang nyata dalam menghidupkan kembali Gus Dur. Ketika dipercayakan sebagai ketua PBNU, Gus Yahya mengatakan banyak cara untuk menghidupkan kembali Gus Dur.

Salah satunya dengan membangun agenda nasional dijabarkan dalam program-program yang harus dilaksanakan oleh instrumen Nahdlatul Ulama hingga ke tingkatan ranting. “Ini merupakan gagasan Gus Dur, tetapi belum pernah dibangun melalui satu strategi yang tepat,” katanya.

Menurut Gus Yahya, Gus Dur pernah mempunyai ide untuk membangun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sampai ke tingkat kecamatan dengan memanfaatkan jaringan instrumen NU.

Muktamar NU dijadwalkan diadakan pada 22-23 Desember 2021 di Lampung. Dua kandidat yang diperkirakan berkompetisi ialah Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan ketua umum PBNU saat ini Said Aqil Siroj.

Muktamar NU diperkirakan diikuti 2.295 peserta berasal dari 34 PWNU (102 orang), 521 PCNU (1.563 orang), 31 PCINU (93 orang), serta 14 badan otonom (42 orang) dan 18 lembaga (54 orang) di tingkat pusat. Selain itu, ditambah pula utusan PBNU dari unsur syuriyah (32 orang), mustasyar (15 orang), a’wan (20 orang), dan tanfidziyah (38 orang) ditambah jumlah panitia sebanyak 336 orang.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Anies Baswedan Naikkan Upah Minimum DKI 5,1 Persen, Buruh: Lebih Manusiawi

Next Post

Banjir Malaysia: Curah Hujan Sehari Setara dengan Sebulan, Terjadi 1 Abad Sekali

Next Post

Banjir Malaysia: Curah Hujan Sehari Setara dengan Sebulan, Terjadi 1 Abad Sekali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

18/06/2026
Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

18/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

18/06/2026
Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

18/06/2026
Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

18/06/2026

Terpopuler

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Prodi MKM FK USK Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com