Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Produksi Harian Blok Sumur Minyak Terbakar di Aceh Capai 1.000 Barel

Admin1 by Admin1
13/03/2022
in Lintas Timur
0

Banda Aceh – Kawasan sumur ilegal yang terbakar di Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, diperkirakan mampu menghasilkan 1.000 barel minyak per hari.

Deputi Dukungan Bisnis Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Afrul Wahyuni menyebutkan aktivitas illegal drilling yang dilakukan oleh warga sejak 2010 itu masuk dalam Blok Peureulak yang dikelola oleh Pertamina EP Rantau.

Sehingga, blok tersebut masih berada di bawah kewenangan Wilayah Kerja Nusantara di bawah kendali SKK Migas hingga 2035.

Dari segi produksi, Afrul menyebut sumur Blok Peureulak ini termasuk wilayah kerja aktif. Bahkan produksi per hari bisa mencapai 1000 barel.

“Belum ada data secara resmi. Tapi estimasi kita di BPMA produksi minyak di sana sekitar 1.000 barel per hari,” kata Afrul kepada wartawan, Sabtu (12/3).

Hanya saja semenjak dijadikan area Public Service Obligation (PSO), Blok Peureulak tidak menjadi wilayah kerja aktif Pertamina. Sehingga, perusahaan pelat merah itu diniali tidak optimal dalam mengontrol aktivitas sumur-sumur minyak yang sudah ada sejak zaman Belanda itu.

Menurut Afrul, Blok Peureulak ini secara ekonomi tidak begitu menguntungkan bagi perusahaan yang mengelola sumur minyak itu. Namun, sumur ini tetap bernilai ekonomi jika dikelola secara tradisional meski penuh dengan risiko.

“Padahal potensi itu kan ada. Secara keekonomian, blok ini tidak ekonomis secara perusahaan tapi sangat ekonomis jika dikelola dengan metode pengeboran tradisional,” kata Afrul.

Untuk itu pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan SKK Migas dan Kementrian ESDM terkait pengalihan pengelolaan blok Pertamina yang ada di seluruh Aceh dan mendorong Pemerintah Aceh untuk membuat regulasi soal aktivitas pengeboran ilegal di Blok Peureulak.

“Kita harapkan adanya regulasi baru bagaimana nantinya produksi dari sumur-sumur minyak yang dikelola oleh warga bisa tercatat di negara,” katanya.

Sebelumnya, sumur minyak yang dikelola oleh warga secara ilegal di Kecamatan Ranto Peurelak, Aceh Timur terbakar pada Jumat (12/3) malam.

Akibat kejadian itu satu orang meninggal dunia atas nama Safrizal (32) dan dua orang mengalami luka bakar masing-masing Junaidi (37) dan Baihaqi (36).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pemerintah Aceh Angkat Tangan Tutup Sumur Minyak Ilegal Masyarakat

Next Post

DPRA Ungkap Alasan Pembayaran Premi Kesehatan 2,2 Juta Warga Aceh Disetop

Next Post
Terkait Penetapan Zona Merah, Pemerintah Aceh Seharusnya Punya Sikap

DPRA Ungkap Alasan Pembayaran Premi Kesehatan 2,2 Juta Warga Aceh Disetop

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

22/09/2026
Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

22/09/2026
Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

22/09/2026
Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

22/09/2026
Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

22/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Produksi Harian Blok Sumur Minyak Terbakar di Aceh Capai 1.000 Barel

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com