Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Virus Polio Muncul Lagi di Aceh, Kemenkes Sebut Karena Lingkungan Kotor

Admin1 by Admin1
19/11/2022
in Saleuem
0
Virus Polio Muncul Lagi di Aceh, Kemenkes Sebut Karena Lingkungan Kotor

Bidan Puskesmas Cisimeut memberikan vaksin polio kepada seorang anak Suku Baduy di Kampung Cisadane, Lebak, Banten, Jumat 26 Agustus 2022 malam. Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di kawasan pedalaman Baduy tersebut dilaksanakan hingga malam hari agar anak dan ibu Suku Baduy mau mengikuti kegiatan pemberian imunisasi untuk meningkatkan kesehatan serta mencegah berbagai penyakit. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Jakarta – Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan penyebab terjadinya satu kasus virus Polio di Kabupaten Pidie, Aceh, karena terdapat lingkungan yang kotor. Ia mengatakan bahwa virus tersebut menyebar melalui saluran pencernaan dan menyebabkan penularan virus terhadap anak.

“Virus Polio dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen pada anak terutama yang belum mendapatkan imunisasi. Dan penyakit polio ini disebabkan oleh virus Polio, dan penularannya terutama melalui vital oral melalui faecal dan oral,” kata Maxi dalam konferensi pers secara daring pada, Sabtu, 19 November 2022.

Maxi menjelaskan salah satu penyebab terjadinya penularan virus Polio bermula dari kondisi air yang tidak bersih. Akhirnya, virus tersebut terkontaminasi bersama saluran pencernaan di dalam tubuh manusia.

“Jadi, ya sudah pasti pada kebersihan terutama cuci tangan atau tidak cuci tangan. Adapun kontaminasi dengan faecal tidak bersih, terus masuk melalui mulut atau air yang terkontaminasi oleh tinja yang mengandung virus Polio,” ujar Maxi.

Dia menyebut bahwa satu kasus yang terjadi di Aceh disebabkan air sungai yang tercemar kotoran tinja dan dipakai bermain oleh anak-anak.

“Dan memang kebanyakan ya virus Polio karena berkembang di pencernaan saat dia mengeluarkan kotoran faeces kemudian dia tidak masuk septic tank ke lingkungan yang ada di sungai, ada air tempat anak-anak bermain. Di situ menjadi sumber tempat penularan virus yang tadi berkembang di saluran pencernaan,” tutur Maxi.

Lebih lanjut, Maxi menjelaskan virus Polio mengakibatkan beberapa kelumpuhan di bagian tulang dan sendi manusia. Ia mengatakan virus itu akan menyerang pertama kali di bagian saraf otot yang menyebabkan kelumpuhan.

“Kemudian virus itu menyerang sistem saraf ya, jadi ditungkai terutama virus otot di situ tidak berkembang. Sehingga kekuatan otot itu berkurang dan lama-lama otot itu mengecil dan menyebabkan kelumpuhan,” ujar Maxi.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Festival Dan Demo Produk UMKM Kuliner Aceh Selatan Resmi Dibuka

Next Post

Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Mengambang di Kanal Banjir Barat

Next Post
Mayat Wanita Tanpa Identitas Hanyut di Sungai

Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Mengambang di Kanal Banjir Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

23/04/2026
Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

23/04/2026
Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

23/04/2026
PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

23/04/2026
Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

23/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com