Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Buka Suara soal Palestina Usai PM Mohammad Shtayyeh Mundur

redaksi by redaksi
27/02/2024
in Internasional
0
AS Buka Suara soal Palestina Usai PM Mohammad Shtayyeh Mundur

Tak lama setelah PM Palestina Mohammad Shtayyeh mengundurkan diri, AS buka suara soal upaya penyatuah Tepi Barat dan Gaza. (AFP/Jaafar Ashtiyeh)

Jakarta – AS buka suara mengenai upaya penyatuan Tepi Barat dan Gaza tak lama setelah Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengundurkan diri pada Senin (26/2). Pengunduran diri itu juga telah diterima Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Matthew Miller selaku juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan AS menyambut baik reformasi yang dilakukan “Otoritas Palestina” di tengah situasi kawasan yang dilanda perang.

Menteri Antony Blinken juga disebut telah mendorong Otoritas Palestina “untuk mengambil langkah-langkah tersebut” selama perbincangan bersama Mahmoud Abbas.

“Kami pikir langkah-langkah tersebut positif. Kami pikir itu adalah langkah penting untuk mencapai penyatuan kembali Gaza dan Tepi Barat di bawah Otoritas Palestina,” kata Miller seperti diberitakan AFP pada Selasa (27/2).

Namun, dia menolak berkomentar langsung mengenai pengunduran diri Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh yang disebabkan “eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya” di Tepi Barat dan Yerusalem.

“Itu adalah masalah internal Palestina,” tutur Miller.

Sebelumnya, Shtayyeh telah menyerahkan surat pengunduran diri ke Presiden Mahmoud Abbas pada rapat kabinet Senin (26/2) di Ramallah. Abbas pun menerbitkan dekrit yang berisikan persetujuan tak lama setelah mendapatkan surat itu.

Shtayyeh tak lama setelah itu memaparkan “peperangan, genosida, hingga kelaparan di Jalur Gaza” dalam pengumuman pengunduran dirinya tersebut.

Ia mencatat ada upaya menjadikan “Otoritas Palestina sebagai administratif dan keamanan tanpa pengaruh politik.”

“Dan otoritas Palestina akan terus berjuang mewujudkan negara di tanah Palestina meskipun ada pendudukan (Israel),” ucap Shtayyeh seperti dikutip Al Jazeera.

Dalam kesempatan itu, Shtayyeh juga menuturkan ia memutuskan mundur demi memungkinkan konsensus luas di antara rakyat Palestina tercapai mengenai pengaturan politik pasca-agresi Israel berlangsung di Jalur Gaza.

Per 26 Februari, lebih dari 29.600 warga Gaza tewas imbas agresi brutal Israel sejak 7 Oktober lalu. Sebagian besar korban tewas merupakan anak-anak dan perempuan.

Alih-alih menghentikan operasi militernya, Israel malah berencana melancarkan invasi darat baru yang kini berfokus pada wilayah Rafah di selatan Gaza.

Tel Aviv bahkan berencana mengevakuasi “paksa” warga dari Rafah dan area peperangan lainnya di Gaza dengan alasan faktor keamanan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ketua MK Tamas Sulyok Jadi Presiden Baru Hungaria Pilihan Parlemen

Next Post

Bimas Islam Kankemenag Bireuen Gelar TOT Penyuluh Agama Islam

Next Post
Bimas Islam Kankemenag Bireuen Gelar TOT Penyuluh Agama Islam

Bimas Islam Kankemenag Bireuen Gelar TOT Penyuluh Agama Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

Ahmad Doli Usul Dana Otsus Aceh Diatur Lebih Tegas hingga Tingkat Kabupaten Kota

26/05/2026
Isa Alima Pimpin GAMIES Pidie, Fokus Bangun UMKM Muda

Isa Alima Pimpin GAMIES Pidie, Fokus Bangun UMKM Muda

26/05/2026
Muda Seudang Kota Subulussalam Serahkan Laporan Dugaan Pencemaran Lingkungan PT Bensuli Salam Makmur ke DLHK Aceh

Muda Seudang Kota Subulussalam Serahkan Laporan Dugaan Pencemaran Lingkungan PT Bensuli Salam Makmur ke DLHK Aceh

26/05/2026
Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

PLN Ungkap Penyebab Listrik di Sebagian Aceh Kembali Padam

26/05/2026
Bupati Pidie Jaya Serahkan Sapi Kurban Presiden 920 Kg untuk Warga Bandar Baru

Bupati Pidie Jaya Serahkan Sapi Kurban Presiden 920 Kg untuk Warga Bandar Baru

26/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com