Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Prajurit TNI Pikul Material Renovasi Makam Cut Meutia di Pedalaman Aceh

redaksi by redaksi
11/12/2024
in Lintas Timur
0
Prajurit TNI Pikul Material Renovasi Makam Cut Meutia di Pedalaman Aceh

Dokumentasi - Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran (depan) bersama prajurit TNI memikul material bangunan renovasi pahlawan nasional makam Cut Meutia di kawasan hutan puncak bukit Alue Kureng, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara. (ANTARA/HO-Korem Lilawangsa)

Banda Aceh – Ratusan prajurit TNI dari jajaran Korem 011/Lilawangsa terpaksa harus memikul material bangunan untuk renovasi komplek makam pahlawan nasional Cut Meutia di kawasan hutan puncak bukit Alue Kureng, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara.

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran mengerahkan prajurit berbagai satuan, mulai dari TNI AL, TNI AU dan TNI AD, termasuk Tim kesehatan TNI AD Kesrem Lhokseumawe untuk mengangkut material pembangunan makam Cut Meutia itu karena akses jalan buruk sehingga tidak bisa dilewati kendaraan.

“Pemugaran (makam) ini pekerjaannya sedang berlangsung,” katanya dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Selasa.

Ia menjelaskan kondisi hujan deras yang mengguyur daerah itu membuat akses jalan licin, sehingga sejumlah kendaraan tempur yang ditumpangi prajurit TNI untuk menuju ke lokasi makam terperosok saat mendaki lintasan bukti terjal bukit Krueng Kereutoe.

Sebab itu, Danrem bersama ratusan prajurit TNI lainnya harus memikul karung goni yang berisikan paving block dan material bangunan lain dengan menempuh jarak sekitar 2,3 kilometer untuk tiba di lokasi makam.

Menurut Ali Imran, pemugaran makam telah direncanakan sejak Mei 2024, dan bertepatan dalam rangkaian memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke 79.

Pemugaran dilakukan Korem Lilawangsa sesuai dengan arahan Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal sebagai salah satu upaya untuk menghormati perjuangan pahlawan bangsa dengan merawat benda-benda sejarah, bukti peninggalan perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Makam pahlawan ini sebagai bukti kisah perjuangan yang harus dirawat. Jika kita jaga marwah pahlawan pendahulu berarti kita telah menjaga kehormatan bangsa Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan kondisi komplek makam Cut Meutia begitu miris, terkesan terabaikan. Kondisi ini jauh berbeda dengan makam pahlawan nasional lainnya yang dirawat dan memiliki galeri tempat upacara maupun museum berisi replika barang sejarah milik yang bersangkutan.

“Hampir puluhan tahun terbengkalai, walaupun pernah dipugar, namun belum maksimal, maka jika tidak dirawat benda sejarah bukti kemerdekaan tersebut akan hilang punah tanpa bekas. Begitupun generasi muda ke depan tidak mengetahui dimana makam pahlawan Cut Meutia dan hanya mengenal lewat mata uang dan cerita dongeng semata,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Jalan Nasional di Pegunungan Pidie Tertimbun Longsor

Next Post

Assad Tumbang, Pengungsi Suriah Berbondong-bondong Pulang

Next Post
Assad Tumbang, Pengungsi Suriah Berbondong-bondong Pulang

Assad Tumbang, Pengungsi Suriah Berbondong-bondong Pulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Prajurit TNI Pikul Material Renovasi Makam Cut Meutia di Pedalaman Aceh

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com