Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Intelijen Ukraina SBU Diklaim yang Bunuh Jenderal Pasukan Nuklir Rusia

redaksi by redaksi
18/12/2024
in Internasional
0
Intelijen Ukraina SBU Diklaim yang Bunuh Jenderal Pasukan Nuklir Rusia

Penampakan TKP ledakan bom yang tewaskan Letjen Igor Kirillov di Moskow, Rusia. (Foto: REUTERS/Maxim Shemetov)

Jakarta – Intelijen Ukraina SBU disebut dalang atas serangan bom yang meledak di sebuah gedung apartemen di Moskow dan menewaskan Kepala Pasukan Perlindungan Senjata Nuklir, Biologi, dan Kimia Rusia, Letnan Jenderal Igor Kirillov pada Selasa (17/12).

Ukraina menuduh Kirillov bertanggung jawab atas penggunaan senjata kimia terhadap pasukan Kyiv selama invasi Rusia berlangsung. Ini merupakan pembunuhan pejabat high profil tertinggi Rusia sejauh ini.

Kirillov tewas bersama asistennya di luar sebuah gedung apartemen di Ryazansky Prospekt, ibu kota Moskow, ketika bom tersembunyi dalam skuter listrik meledak, menurut Komite Investigasi Rusia yang menangani kejahatan serius.

Sebuah sumber SBU mengonfirmasi kepada Reuters bahwa badan intelijen Ukraina berada di balik serangan ini. “Likuidasi kepala pasukan perlindungan radiasi dan kimia Federasi Rusia adalah karya SBU,” kata sumber tersebut.

Rekaman video yang belum diverifikasi dan beredar di media sosial menunjukkan dua pria keluar dari gedung menuju mobil diikuti oleh ledakan besar saat keduanya masih berada di trotoar.

Kirillov dibunuh sehari setelah jaksa negara Ukraina menuntutnya secara in absentia atas dugaan penggunaan senjata kimia terlarang, menurut laporan Kyiv Independent yang mengutip SBU.

Letnan jenderal itu juga tercatat dalam basis data tidak resmi Ukraina, *Myrotvorets* (Peacemaker), yang memuat daftar individu yang dianggap sebagai musuh negara. Foto Kirillov di situs tersebut ditandai dengan tulisan “Dilikwidasi” berwarna merah pada Selasa pagi.

Kirillov (54) adalah perwira militer Rusia paling senior yang dibunuh di dalam wilayah Rusia oleh Ukraina. Pembunuhannya kemungkinan besar akan mendorong otoritas Rusia untuk meninjau ulang protokol keamanan bagi para pejabat tinggi militer.

Mantan Presiden Dmitry Medvedev, yang kini menjabat sebagai pejabat keamanan senior Rusia, mengatakan dalam pertemuan yang disiarkan di TV pemerintah bahwa Moskow akan membalas apa yang ia sebut sebagai tindakan terorisme.

“Penegak hukum harus menemukan para pembunuh di Rusia,” ujar Medvedev. “Segalanya harus dilakukan untuk menghancurkan dalang (pembunuhan) yang berada di Kyiv. Kami tahu siapa dalang ini-mereka adalah pemimpin militer dan politik Ukraina,” katanya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam pernyataannya kepada kantor berita Rusia, menepis komentar dari Departemen Luar Negeri AS bahwa Washington tidak terlibat atau memiliki informasi sebelumnya tentang pembunuhan ini.

Amerika Serikat, katanya, “menciptakan rezim Kyiv, mendanai, dan mengirimkan senjata tanpa henti. Buktinya jelas: Washington tidak pernah sekalipun mengutuk tindakan teror atau pembunuhan yang direncanakan oleh rezim Kyiv.”

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

[Opini] Keuntungan Sesaat dan Kerusakan Jangka Panjang Tambang Ilegal di Aceh Tengah

Next Post

Muktamar Luar Biasa NU Minta Gus Yahya Dicopot, PBNU Buka Suara

Next Post
Muktamar Luar Biasa NU Minta Gus Yahya Dicopot, PBNU Buka Suara

Muktamar Luar Biasa NU Minta Gus Yahya Dicopot, PBNU Buka Suara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Haili Yoga Imbau Masyarakat Aceh Tengah Pasang Bendera Merah Putih Selama Agustus

Haili Yoga Imbau Masyarakat Aceh Tengah Pasang Bendera Merah Putih Selama Agustus

31/07/2026
Stok Beras di Gudang Bulog Aceh Cukup untuk 13 Bulan

Hadapi El Nino, Bulog Sigli Aceh Siapkan Stok 17.000 Ton Beras

31/07/2026
Unimal Borong 13 Gelar Juara di Peksimida Aceh 2026

Unimal Borong 13 Gelar Juara di Peksimida Aceh 2026

31/07/2026
Mahasiswa KKN USK Asah Wawasan serta Sportivitas Anak Gampong Cut Langien

Mahasiswa KKN USK Asah Wawasan serta Sportivitas Anak Gampong Cut Langien

31/07/2026
Nyan, Presiden Ini Gagap Pidato & Menghitung, Negaranya Kemudian Krisis

Nyan, Presiden Ini Gagap Pidato & Menghitung, Negaranya Kemudian Krisis

31/07/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com