Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Nelayan Simeulue Tidak Melaut Saat Memperingati 20 Tahun ‘Smong’

redaksi by redaksi
26/12/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Nelayan Simeulue Tidak Melaut Saat Memperingati 20 Tahun ‘Smong’

Perahu nelayan di Pulau Simeulue, Aceh, Kamis (26/12/2024). ANTARA/Ade Irwansah

Banda Aceh – Lembaga adat laut melalui Panglima Laot Pulau Simeulue, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan seluruh nelayan di kabupaten kepulauan tersebut tidak melaut pada peringatan hari smong atau tsunami.

“Pada peringatan hari smong atau tsunami ini, seluruh nelayan di Pulau Simeulue tidak melaut. Setiap 26 Desember ditetapkan sebagai hari pantang melaut,” kata Panglima Laot Lhok Air Pinang Juhardi Marlin di Simeulue, Kamis.

Menurut Juhardi, pantangan melaut setiap peringatan hari smong atau tsunami pada 26 Desember merupakan kesepakatan bersama para panglima laot di Kabupaten Simeulue.

“Setiap 26 Desember menjadi hari pantangan melaut bagi nelayan disepakati dan ditandatangani bersama pada panglima laot di seluruh Kabupaten Simeulue. Kami mengimbau nelayan menghormati kesepakatan ini,” katanya.

Dia mengatakan apabila ada nelayan yang melanggar kesepakatan tersebut, maka panglima laot di wilayah nelayan tersebut berada dapat mengambil tindakan yang sesuai dengan hukum adat laut setempat.

Peringatan hari smong atau tsunami tersebut menjadi refleksi dan renungan bersama bagaimana perjalanan dua dekade bencana dahsyat akhir 2004 tersebut.

“Mari jadikan momentum peringatan hari smong atau tsunami ini sebagai renungan bersama atas musibah dahsyat yang menimpa Aceh 20 tahun silam. Untuk itu, mari patuhi kesepakatan bersama ini untuk tidak melaut setiap 26 Desember,” katanya.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatera.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.

Kepulauan di Samudra Hindia tersebut memiliki kearifan lokal dalam mitigasi bencana tsunami yang dikenal dengan sebutan smong. Smong merupakan istilah gelombang besar yang diajarkan turun temurun sejak 1900-an, setelah gelombang besar melanda wilayah kepulauan di Samudra Hindia tersebut.

Kearifan lokal smong menyelamatkan masyarakat Pulau Simeulue dari bencana tsunami 26 Desember 2004, di mana korban meninggal dunia pada saat bencana dahsyat tersebut kurang dari 10 orang. Padahal, Pulau Simeulue berada dekat dari pusat gempa yang disusul tsunami 20 tahun lalu tersebut.

Sumber: antara

Previous Post

Dubes Jepang Harap Aceh Perkuat Pendidikan Mitigasi ke Anak Muda

Next Post

Safrizal: Tsunami Jadi ‘Pintu Damai’ Bagi Aceh

Next Post
Safrizal: Tsunami Jadi ‘Pintu Damai’ Bagi Aceh

Safrizal: Tsunami Jadi 'Pintu Damai' Bagi Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

23/04/2026
Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

23/04/2026
Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

23/04/2026
PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

23/04/2026
Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

23/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com