Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ukraina Sebut Pasukan Korea Utara Mundur dari Garis Depan

redaksi by redaksi
01/02/2025
in Internasional
0
Ukraina Sebut Pasukan Korea Utara Mundur dari Garis Depan

Menurut pejabat militer Ukraina, pasukan Korea Utara sudah tiga pekan tak terlihat di garis depan. (AFP/STR)

Jakarta – Seorang pejabat militer Ukraina mengatakan pada Jumat (31/1) bahwa pasukan Korea Utara tidak terlihat di garis depan di wilayah Kursk, Rusia selama beberapa pekan. Dia menduga pasukan itu mundur karena suda mengalami terlalu banyak korban.

“Kehadiran pasukan DPRK tidak terlihat selama sekitar tiga minggu, dan mereka mungkin terpaksa mundur setelah menderita kerugian besar,” kata juru bicara Pasukan Operasi Khusus militer Ukraina, Kolonel Oleksandr Kindratenko, kepada CNN.

Komentar ini menyusul laporan bahwa beberapa unit Korea Utara telah ditarik kembali dari garis depan setelah mengalami kerugian signifikan, menurut penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak.

Sekitar 12.000 tentara Korea Utara telah dikirim ke Rusia, menurut pejabat Ukraina dan laporan intelijen Barat, yang mengatakan sekitar 4.000 tentara telah tewas atau terluka.

Pasukan Korea Utara telah dikerahkan ke Kursk setidaknya sejak November untuk mengusir serangan Ukraina di wilayah perbatasan selatan Rusia itu.

“Kami masih berada di wilayah Kursk… pasukan Rusia tidak cukup kuat untuk mengusir kami,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky minggu lalu dalam sebuah pidato di Davos, Swiss.

Zelensky mencatat bahwa ada 60.000 tentara Rusia di Kursk dan 12.000 personel Korea Utara. Dia juga bilang sepertiga pasukan Korea Utara tersebut telah tewas.

CNN sebelumnya telah melaporkan taktik brutal dan hampir bunuh diri dari tentara Korea Utara, yang dalam beberapa kasus memilih meledakkan granat daripada ditangkap pasukan Ukraina dan telah menulis janji setia di medan perang kepada Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

Seorang komandan resimen Pasukan Operasi Khusus ke-6, yang tidak ingin menyebutkan namanya karena alasan keamanan, mengatakan kepada CNN bahwa meskipun tentara Korea Utara “semuanya adalah pejuang muda, terlatih, dan tangguh,” mereka sebelumnya tidak pernah menghadapi pesawat nirawak dalam pertempuran.

Ukraina baru-baru ini membuat kemajuan di Kursk, menurut pembaruan medan perang dari Institut Studi Perang (ISW), sebuah lembaga pemikir yang berbasis di DC, pada tanggal 26 Januari.

Sementara itu Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan awal pekan ini bahwa pasukan Rusia sudah merebut kembali desa Nikolayevo-Daryino di wilayah Kursk, yang terletak di perbatasan Rusia-Ukraina.

Baik Moskow maupun Pyongyang belum secara resmi mengakui keberadaan pasukan Korea Utara di Rusia.

Tahun lalu, beberapa bulan sebelum pengerahan pasukan Korea Utara ke Rusia, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani pakta pertahanan penting dan berjanji menggunakan semua cara yang tersedia untuk memberi bantuan militer segera jika pihak lain diserang.

Pakta tersebut merupakan perjanjian paling signifikan yang ditandatangani oleh Rusia dan Korea Utara dalam beberapa dekade dan telah dipandang sebagai semacam kebangkitan kembali janji pertahanan bersama era Perang Dingin 1961.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Mantan Pejabat Bank Sentral AS Didakwa Jadi Mata-mata China

Next Post

BMKG Imbau Warga Aceh Tetap Tenang Hadapi Potensi Gempa Susulan

Next Post
Gempa M 7,1 Dekat Gunung Himalaya, Guncangan Kuat di Ibu Kota Nepal

BMKG Imbau Warga Aceh Tetap Tenang Hadapi Potensi Gempa Susulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Kesetaraan Gender

KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Kesetaraan Gender

04/08/2026
Mahasiswa KPM Mandiri Bina Generasi Qurani di Burni Bius Baru

Mahasiswa KPM Mandiri Bina Generasi Qurani di Burni Bius Baru

04/08/2026
Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

04/08/2026
GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026

Terpopuler

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

02/08/2026

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com