Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

TNI Resmikan 1 Brigif dan 3 Batalyon Teritorial Pembangunan Baru di Aceh

redaksi by redaksi
19/07/2025
in Nanggroe
0
TNI Resmikan 1 Brigif dan 3 Batalyon Teritorial Pembangunan Baru di Aceh

Foto: Penerimaan warga baru Yon TP 855/Raksaka Dharma (RD). (Foto: dok Korem 11 Lilawangsa)

Banda Aceh – Sebanyak empat satuan baru TNI Angkatan Darat (AD) diresmikan di Aceh. Satuan itu terdiri saru Brigade Infanteri (Brigif) dan tiga Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).

Satuan baru diresmikan yakni Yon-TP 855/Raksaka Dharma (RD) berlokasi di wilayah Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Satuan dihuni 420 prajurit TNI organik itu dipimpin Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Mayor Inf Irvan Nugraha Rodin.

Upacara penyambutan prajurit yang bertugas di batalyon itu digelar di Lapangan Kompi B, Yonif 114/SM, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, Jumat (18/7). Para prajurit juga mengikuti prosesi tradisi satuan penerimaan warga baru.

“Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Gayo Lues, serta seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di tengah-tengah kami,” kata Bupati Gayo Lues Suhaidi dalam keterangannya.

Suhaidi menyebutkan, para prajurit Raksaka Dharma adalah wajah baru TNI, sebuah kekuatan yang bukan hanya mahir di medan tempur, tetapi juga tanggap terhadap denyut nadi pembangunan dan stabilitas sosial masyarakat.

“Konsep Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang diusung menunjukkan TNI kini hadir lebih dekat, bukan hanya sebagai alat pertahanan negara, melainkan juga sebagai mitra pembangunan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, hadirnya TNI untuk mengawal pembangunan nasional dengan pendekatan teritorial. Setiap langkah dan program yang jalankan, akan bersinergi dengan upaya pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

“Gayo Lues adalah kabupaten yang kaya akan potensi, namun juga memiliki tantangan mempercepat pembangunan, kami percaya, dengan semangat kebersamaan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah beserta seluruh elemen masyarakat, kita akan mampu mengatasi setiap tantangan dalam mewujudkan Gayo Lues yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” jelasnya.

Selain Yon-TP 855/Raksaka Dharma, juga diresmikan penerimaan dan peresmian Brigade Infanteri (Brigif) 90/Yudha Giri Dhanu dan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 854/Dharma Kersaka. Kedua satuan itu berlokasi di Aceh Tengah.

Upacara penerimaan 600 prajurit di satuan itu berlangsung di Lapangan Kompi D, Yonif 114/Satria Musara, Kampung Paya Tampu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (16/7). Upacara dipimpin dipimpin Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.

Sedangkan penyambutan 423 prajurit TNI baru Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon-TP) 853/Bawar Reje Bur diwarnai upacara tradisi dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin. Upacara tradisi digelar di Kompi Senapan A, Yonif 111/Karma Bhakti, Dusun Baro Jaya, Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (16/7).

Sumber: detik.com

Previous Post

Puluhan Pengelola Perpustakaan Sekolah di Aceh Dilatih Otomasi Berbasis SLiMS

Next Post

Angin Kencang Landa Aceh Besar, Kalaksa BPBD Himbau Warga Tetap Waspada

Next Post
Angin Kencang Landa Aceh Besar, Kalaksa BPBD Himbau Warga Tetap Waspada

Angin Kencang Landa Aceh Besar, Kalaksa BPBD Himbau Warga Tetap Waspada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

17/06/2026
Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

17/06/2026
Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

17/06/2026
Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

17/06/2026
Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

17/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

TNI Resmikan 1 Brigif dan 3 Batalyon Teritorial Pembangunan Baru di Aceh

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com