Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Penanganan Banjir Aceh: Antara Kesiapan dan Kepedulian

redaksi by redaksi
29/01/2026
in Lintas Timur
0
Penanganan Banjir Aceh: Antara Kesiapan dan Kepedulian

SIGLI – Banjir yang melanda Aceh beberapa waktu lalu telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dengan jumlah pengungsi mencapai di angka 91.663 jiwa.

Hal itu dikatakan M. Deni Fitriadi,Sym.S.H, lumni Fak.Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry melalui rilisnya, Kamis 29 Januari 2026.

Dikatakan Deni, sebagaimana diketahui di Aceh pembangunan Huntara telah selesai sebanyak 3.248. Sementara warga terdampak yang memilih skema Dana Tunggu Harian (DTH) tercatat sebanyak 9.766 jiwa, pemerintah juga mencatat ada 64.740 rumah rusak ringan, 40.103 rusak sedang, 29.527 rusak berat dan 13.969 hanyut di Aceh

“Ada langkah-langkah yang harus di lakukan Pertama, kita perlu memahami bahwa banjir Aceh bukanlah semata-mata bencana alam, tapi juga hasil dari kebijakan yang tidak tepat dalam pengelolaan lingkungan. Deforestasi, perburuan rente sumber daya, dan tumpang tindih izin telah memperparah dampak banjir,” katanya.

“Kedua, kita perlu meningkatkan kesiapan dan kepedulian dalam menghadapi bencana. Pemerintah harus lebih proaktif dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat terdampak banjir, tidak hanya bantuan, namun pemerintah perlu memberikan edukasi yang serius terhadap masyarakat bagaimana menghadapi bencana, mengingat provinsi Aceh merupakan wilayah sangat rentan bencana terutama gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor, karena posisinya di zona pertemuan lempeng aktif (Indo-Australia dan Eurasia) dan cincin api (ring of fire).”

“Ketiga, kita perlu memperkuat sistem pengawasan dan penegakan hukum dalam pengelolaan lingkungan, Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam perusakan lingkungan harus diadili dan diberi sanksi yang tegas,”

“Kami mengucapkan ucapan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh relawan yang telah bekerja keras dalam menangani banjir Aceh. Kerja sama dan kepedulian kita semua telah membantu meringankan beban masyarakat Aceh dalam menghadapi bencana ini,”

“Kami juga menyarankan kepada pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/ kota se- Aceh untuk terus memantau dan berikan pelayanan ke masyarakat, dalam hal ini menyangkut dengan kestabilan harga pangan di pasar, agar masyarakat merasa aman dan tenang dalam menjalankan ibadah Puasa Ramadhan,” ucap M. Deni Fitriadi,Sym,S.H

“Kemudian Kita juga mengharapkan kepada pemerintah untuk dapat menyelesaikan secepatnya hunian tetap yah telah di usulan lahan relokasinya sebanyak 153 titik lahan, dengan total luas lahan sebesar 473,09 hektare, total daya tampung rumah yang dapat dikumpulkan sebanyak 28.311 unit, di antaranya yang telah dilakukan verifikasi lapangan dan layak sebanyak 24 titik lahan.”

“Kita ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Aceh yang lebih tangguh dan berdaya. Mari kita jadikan bencana ini sebagai pelajaran untuk meningkatkan kesiapan dan kepedulian kita dalam menjaga Alam,” ujar M.Deni Fitriadi,Sym.S.H, alumni Fak.Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry.[Mul]

Previous Post

Akademisi, Ulama, dan Tokoh Masyarakat Pidie Tegaskan Dukungan Polri Tetap di Bawah Presiden

Next Post

Mahasiswa Desak Kemendiktisaintek Percepat Realisasi Dana Bantuan Pendidikan Rp75,9 Miliar

Next Post
TNI AD Kerahkan Personel Bersihkan Sekolah dari Lumpur di Aceh

Mahasiswa Desak Kemendiktisaintek Percepat Realisasi Dana Bantuan Pendidikan Rp75,9 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

05/08/2026
Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

05/08/2026
Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026

Terpopuler

Penanganan Banjir Aceh: Antara Kesiapan dan Kepedulian

Penanganan Banjir Aceh: Antara Kesiapan dan Kepedulian

29/01/2026

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com