BLANGPIDIE — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Roni Guswandi, S. Pi atau lebih akrab disapa Abi Roni, memberikan apresiasi atas kesuksesan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Abdya.
Puncaknya, keberhasilan meraih Rekor MURI Dunia melalui tradisi Meusiraya Toet Leumang dan Tape menjadikan perayaan tahun ini disebut sebagai yang terbaik sepanjang sejarah lahirnya kabupaten berjulukan Bumoe Breuh Sigupai itu.
Prestasi prestisius ini diraih dalam kegiatan bakar lemang massal yang dipusatkan di Bantaran Sungai Krueng Beukah, Sabtu (25/04) lalu. Melibatkan pembakaran belasan ribu batang lemang dan puluhan ribu porsi tape, agenda ini tidak sekadar menjadi pesta rakyat, namun resmi dinobatkan sebagai rekor dunia oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Abi Roni, menilai pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa pelestarian budaya lokal mampu menembus panggung internasional jika dikemas dengan serius dan penuh kebersamaan.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi masyarakat Abdya. Tradisi Toet Leumang yang dilaksanakan massal di sepanjang Lhueng Asan hingga Lhueng Tarok membuktikan kekayaan budaya kita bernilai luar biasa. Saya berani katakan, ini adalah HUT terbaik sepanjang lahirnya Abdya,” ujar Abi Roni di Blangpidie, Senin (27/04/2026).
Selain rekor dunia, Abi Roni memuji variasi rangkaian acara yang komprehensif, mulai dari syiar keagamaan, pameran UMKM, pentas seni di Pulau Kayu, hingga ajang olahraga ekstrem Grasstrack. Menurutnya, rentetan acara ini tidak hanya meriah secara seremonial, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi yang efektif.
“Seluruh rangkaian kegiatan mampu mendongkrak perputaran ekonomi lokal secara signifikan. Kita melihat antusiasme pedagang dan pembeli yang luar biasa di setiap titik acara. Ini adalah dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Kesuksesan ini, lanjut Abi Roni, tidak lepas dari dedikasi penuh panitia pelaksana yang bekerja siang dan malam sejak pembukaan hingga penutupan. “Terima kasih kepada panitia yang bekerja keras memastikan agenda ini berjalan matang dan terukur.”
Soroti Peran ‘Pasukan Hijau Muda’ di balik kemeriahan yang menyedot ribuan massa, Ketua DPRK ini memberikan perhatian khusus kepada petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Ia menyebut mereka sebagai pahlawan di balik layar.
Berkat kesigapan ‘Pasukan Hijau Muda’, lokasi-lokasi strategis seperti Bantaran Sungai Krueng Beukah, kawasan Pulau Kayu Susoh, hingga Arena Grasstrack tetap terjaga kebersihannya meskipun dipadati pengunjung dalam jumlah masif.
Sinergi Menuju Arah Baru Abdya Maju menutup keterangannya, Abi Roni menegaskan bahwa kesuksesan besar ini merupakan buah dari sinergi kuat di bawah kepemimpinan Bupati Abdya Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.
Pencapaian ini dianggap sangat selaras dengan visi dan tagline HUT ke-24, yaitu “Agama Tapeukong, Budaya Tajaga, Menuju Abdya Maju”.
“Semangat ‘Arah Baru Abdya Maju’ ini harus terus konsisten kita bawa dalam setiap program pembangunan di masa depan agar Nagari Breuh Sigupai semakin disegani dan mandiri,” pungkasnya.











