Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Warga Beutong Resah dengan Banjir Lumpur yang Terus Berulang

redaksi by redaksi
05/03/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Warga Beutong Resah dengan Banjir Lumpur yang Terus Berulang

BEUTONG – Masyarakat Lhok Seumot Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, sedang ditimpa banjir dan hamparan lumpur yang menumpuk sehingga menyebab air sungai naik ke pemukiman warga. Hal ini dapat menjadi keresahan dan kekhawatiran bagi warga setempat.

Menurut keterangan pemuda Lhok Seumot, Said Alif Muhammad, kejadian serupa terjadi pada pukul 21.50 hingga O2.10 dini hari tadi.

“Malam masih terjadi hujan deras dan air semakin meluap kerumah-rumah warga. Hal ini menjadi keresahan dan menjadi beban warga di malam hari,” katanya.

Said Alif Muhammad atau yang akrab disapa Cutdek, menceritakan hampir seluruh warga Gampong Lhok Seumot terkenak dampak dari bencana alam ini. Ia berharap kejadian ini dapat perhatian dari pemerintah setempat.

“Saya dan kawan kawan juga telah memberitahukan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan terus waspada, guna mencegah banjir susulan masuk kembali ke permukiman warga,” ujarnya, Rabu 5 Maret 2025.

Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Beutong (IPMB) juga menceritakan hal yang sama bahwasanya kejadian ini sudah sering terjadi saat hujan deras.

“Hal ini terjadi disebabkan karna dimana sungai yang semestinya menjadi tempat penampungan dan pembuangan air, kini tidak lagi bekerja sedemikian rupa. Disebabkan karna lumpur yang telah menumpuk sehingga tidak adanya ruang untuk air mengalir,” ujar ketua Umum IPMB Banda Aceh

Ketua Umum IPMB Banda Aceh Bukhari menegaskan kondisi ini karena kurangnya perhatian dari pemerintah sehingga hal ini terjadi berulang kali.

“Dengan hal yang sama yaitu sungai krueng kulu atau arus Irigasi dipadati dengan lumpur,” ujar Bukhari.

“Bukhari meminta kepada pemerintah (Pemkab) Nagan Raya untuk  dapat memperhatikan kembali kondisi perairan  di sungai Krueng kulu tersebut,” tegas Ketua Umum IPMB Banda Aceh.

Previous Post

DPD RI Dorong Penguatan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat dalam Regulasi Nasional Dan Daerah

Next Post

Sahara Bagikan 2000-an Paket untuk Warga Membutuhkan di Banda Aceh dan Aceh Besar

Next Post
Sahara Bagikan 2000-an Paket untuk Warga Membutuhkan di Banda Aceh dan Aceh Besar

Sahara Bagikan 2000-an Paket untuk Warga Membutuhkan di Banda Aceh dan Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026
Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

10/06/2026
Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com