Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Museum Tsunami Dikunjungi 23.394 Wisatawan Selama Libur Lebaran

redaksi by redaksi
07/04/2025
in Nanggroe
0
Museum Tsunami Dikunjungi 23.394 Wisatawan Selama Libur Lebaran

Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi situs Museum Tsunami saat libur Lebaran Idul Fitri, di Banda Aceh, Aceh, Senin (7/4/2025). ANTARA/Nurul Hasanah

Banda Aceh – Museum Tsunami Aceh mencatat sebanyak 23.394 wisatawan datang berkunjung sejak dibuka dalam empat hari libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah yakni 3-6 April 2025.

Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh M Syahputra Azwar, di Banda Aceh, Senin, mengatakan bahwa lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak hari pertama dibuka saat libur Lebaran, yakni pada Kamis (3/4). Jumlah pengunjung yang tercatat mencapai 8.050 orang, terdiri atas 8.018 wisatawan domestik dan 32 wisatawan mancanegara.

“Pada hari Kamis itu sekitar 8 ribuan pengunjung, dan itu banyaklah daripada tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Dia menyebutkan, jumlah pengunjung terus berfluktuasi saat dibuka pada libur Lebaran 2025. Pada Jumat (4/4) tercatat 5.318 pengunjung, Sabtu (5/4) sebanyak 5.741 orang, dan Minggu (6/4) sedikit menurun menjadi 4.285 pengunjung.

“Puncak kunjungan itu terjadi di hari Kamis saat pertama kali dibuka pada libur Lebaran, dan prediksinya hari Senin (7/4) jumlah wisatawan yang berkunjung akan semakin berkurang sehubungan dengan arus balik Lebaran,” katanya.

Dia mengungkapkan bahwa kebanyakan wisatawan yang datang berkunjung ke museum yang didesain oleh Ridwan Kamil dan resmi berdiri di Banda Aceh pada Februari 2008 itu, merupakan wisatawan domestik dari Sumatera Utara dan Riau. Hanya 55 orang yang tercatat sebagai wisatawan mancanegara.

“Kalau kami melihat dari mobil yang parkir di museum, paling banyak itu dari pelat luar Aceh, seperti BK, yaitu Sumatera Utara, dan BM dari Riau,” katanya.

Dia juga menyampaikan bahwa untuk menarik minat wisatawan, Museum Tsunami menghadirkan pameran bertema 20 tahun tsunami Aceh, termasuk foto-foto dari PBB dan pameran terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Itu menjadi atraksi baru bagi wisatawan yang berkunjung,” katanya lagi.

Dia menambahkan bahwa ke depan, pihak museum berkomitmen menghadirkan pameran dan atraksi baru secara berkala agar pengunjung tidak merasa bosan.

“Museum Tsunami tetap berkomitmen untuk menampilkan atraksi-atraksi baru setiap bulan sekali. Jadi kemungkinan besar nanti di Lebaran Idul Adha kita akan ada pameran baru lagi,” katanya.

Adapun harga tiket masuk untuk wisatawan dibandrol dengan harga berbeda. Wisatawan anak-anak dikenakan tarif Rp3 ribu per orang, dewasa Rp5 ribu per orang, sementara wisatawan mancanegara Rp20 ribu per orang.

Sementara itu, salah seorang pengunjung asal Kisaran, Sumatera Utara, Jia, mengaku baru pertama kali berkunjung ke Banda Aceh.

Menurutnya, keberadaan Museum Tsunami menjadi salah satu alasan utama ia memilih datang ke ibu kota Tanah Rencong sebagai destinasi liburan.

“Selain Masjid Raya Baiturrahman, saya memang penasaran dengan Museum Tsunami ini,” katanya.

Jia pun menyampaikan terkesan dengan fasilitas museum yang membuat pengunjung seolah merasakan langsung dahsyatnya bencana gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004.

“Saya merinding saat masuk lorong doa, sangat terasa nyata sekali, seperti bisa ikut merasakan bagaimana peristiwa itu terjadi,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

Masjid di Aceh Timur Buka 24 Jam Layani Arus Balik Para Pemudik

Next Post

Polisi Sebut Masih Kejar Pelaku Judi Sabung Ayam, SaKA: Pernyataan Kasat Reskim Sesat

Next Post
Polisi Sebut Masih Kejar Pelaku Judi Sabung Ayam, SaKA: Pernyataan Kasat Reskim Sesat

Polisi Sebut Masih Kejar Pelaku Judi Sabung Ayam, SaKA: Pernyataan Kasat Reskim Sesat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

04/04/2026
Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

04/04/2026
RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com