BANDA ACEH – Dua mahasiswa dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2 orang mahasiswa dari prodi PMI memulai kegiatan magang di lembaga kemanusiaan DT Peduli Aceh. Magang ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan mengasah keterampilan praktis mahasiswa dalam dunia sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan magang ini dijadwalkan berlangsung selama 45 hari. Selama masa tersebut, keduanya akan dilibatkan secara langsung dalam berbagai program DT Peduli Aceh, seperti, distribusi bantuan, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas. Mahasiswa akan turut mendampingi tim dalam menyusun dan melaksanakan program di lapangan.
Pelepasan keberangkatan 2 mahasiswa magang yaitu Weni dan Roby dilakukan secara resmi oleh pihak Program Studi PMI UIN Ar-Raniry. Turut hadir dalam proses serah terima dan pengantaran ke kantor DT Peduli Aceh ketua program studi pengembangan masyarakt islam Dr. Rasyidah, M.Ag., sekretaris prodi PMI Marini Kristina Situmeang, M.Sos.,M.A.kemudian ada juga koordinator praktikum dan magang, Ismiatul Ramadhian Nur, S.T., M.Si. dan juga dosen PMI Fatimah, M. Sos. Hal ini menunjukkan komitmen kampus dalam mendukung penuh proses pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa.
Setibanya di kantor DT Peduli Aceh, mahasiswa disambut langsung oleh Kepala Kantor DT Peduli Aceh, Khairul Asbah, beserta jajaran tim. Dalam sambutannya, Khairul menyampaikan harapan agar kedua mahasiswa magang prodi PMI ini dapat belajar secara maksimal dan ikut serta aktif dalam dinamika program-program lembaga. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran generasi muda dalam kerja-kerja kemanusiaan dan pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa PMI di DT Peduli. Ini bukan hanya magang, tetapi bagian dari membangun kepedulian dan kesadaran sosial yang nyata,” ujar Khairul Asbah saat menyampaikan arahannya.
Pihak DT Peduli Aceh sendiri menilai bahwa kolaborasi dengan mahasiswa kampus sangat penting dalam penguatan program lembaga. Selain menambah energi baru, kehadiran mahasiswa juga menjadi bagian dari regenerasi aktor-aktor sosial yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap masyarakat.
Magang ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam dakwah sosial dan pemberdayaan berbasis nilai-nilai Islam. Selain memperkuat koneksi antara kampus dan lembaga sosial, kegiatan ini juga memberi dampak positif bagi masyarakat luas melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif.










