BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) menegaskan komitmennya menjadi universitas berdaya saing global. Di bawah kepemimpinan Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, M.Eng., agenda internasionalisasi kini memasuki fase yang jauh lebih progresif, terarah, dan berani.
Sebagai bagian dari strategi global tersebut, Delegasi USK yang dipimpin oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kemitraan, Bisnis, Dan Dana Lestari Prof. Taufiq Saidi, melakukan kunjungan kerja strategis ke Uzbekistan dan Federasi Rusia untuk memperluas jejaring akademik, riset, dan pendidikan klinis. Delegasi terdiri dari Dekan Fakultas Kedokteran USK, Dr. dr. Safrizal Rahman, Sp.OT dan Direktur Perencanaan dan Kemitraan USK, dr. Iflan Nauval.
Langkah besar ini merupakan bukti keseriusan USK dalam mewujudkan visi Rektor Prof. Marwan: “USK harus tampil sebagai universitas unggul yang terhubung dengan institusi terbaik dunia.”
1. Tashkent, Uzbekistan – USK Membuka Pintu Asia Tengah
Rangkaian kunjungan dimulai saat delegasi transit di Tashkent. Di kota ini, delegasi USK disambut oleh Mr. Mirazam Mirsolikhov, Direktur Internasional Millat Umidi University.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, membuahkan kesepakatan untuk penyusunan MoU yang mencakup:
Student exchange bidang ekonomi-bisnis, IT, dan Bahasa Inggris Staff exchange lintas fakultas Joint publication dan kolaborasi riset Penguatan jejaring Indonesia–Asia Tengah dalam konteks pendidikan modern.
Diskusi ini membuka pintu baru bagi USK untuk masuk ke poros Asia Tengah—wilayah yang kini tengah tumbuh menjadi hub pendidikan dan ekonomi global.
2. Moskow – Diplomasi Akademik Dimulai dari KBRI
Setiba di Moskow, Delegasi USK diterima oleh Atase Pendidikan KBRI Moskow, Prof. Khoirul Rosyadi. Pertemuan membahas langkah strategis: percepatan kerja sama USK dengan universitas-universitas unggulan Rusia peluang pendanaan dan beasiswa internasional penjajakan riset kolaboratif bidang kesehatan, teknologi, dan sosial-humaniora.
Diplomasi akademik jangka panjang Indonesia–Rusia
Delegasi USK saat disambut oleh Atase Pendidikan Dan Budaya KBRI Moscow Prof. Khoirul Rosyadi
KBRI memberikan dukungan penuh terhadap agenda USK, seraya mengapresiasi langkah proaktif universitas dari Aceh ini yang terus memperluas jejaring global.
3. Kursk State Medical University (KSMU): Tonggak Penting Pendidikan Kedokteran USK
Agenda utama kunjungan berada di Kursk State Medical University (KSMU), salah satu universitas kedokteran paling prestisius di Rusia dan Eropa Timur.
Delegasi USK disambut oleh para pimpinan KSMU:
Prof. Lipatov, Vice Rector for Scientific Work and Innovation Development
Prof. Mesherina Natalia Sergeivna, Vice Rector for Medical Work
Assoc. Prof. Mohamad Toufic Chahine, Kepala Program Internasional
Acara puncak adalah penandatanganan MoU antara KSMU dan USK, ditandatangani oleh Prof. Mesherina dan Prof. Taufiq Saidi.
Kerja sama strategis ini mencakup:
Program Double Degree Kedokteran antara KSMU dan USK
Kolaborasi Program Residensi Bedah
Kemitraan Pengembangan Residensi Gizi Klinik
(KSMU secara khusus menyampaikan ketertarikan untuk belajar dari model residensi Gizi Klinik USK yang dinilai unik dan jarang dimiliki universitas lain)
Penandatanganan MOU antara KSMU Dan USK
Delegasi USK menyampaikan kekaguman terhadap fasilitas KSMU — mulai dari pusat simulasi kedokteran, laboratorium anatomi, hingga rumah sakit pendidikan terintegrasi.
Dekan FK USK, dr. Safrizal Rahman, menegaskan:
“Kerja sama ini bukan hanya membuka peluang mahasiswa kita belajar di lingkungan berteknologi maju, tetapi juga mempercepat transformasi pendidikan kedokteran di Aceh dan Indonesia.”
4. Klinik Bedah Plastik Terkemuka Moscow – Peluang Spesialis yang Sangat Jarang
Delegasi USK juga melakukan kunjungan resmi ke klinik bedah plastik terkemuka di Moskow, sebuah institusi yang menjadi pusat rujukan nasional dan internasional. Delegasi diterima oleh Dr. Akhmed Rakhimov yang merupakan dokter spesialis bedah Plastic terpandang di Moscow.
Diskusi membahas:
Pertukaran dokter spesialis Bedah Plastik
Short training, fellowship, dan observership
Riset kolaboratif bidang rekonstruksi dan bedah estetik
Pengembangan kompetensi klinis berstandar Eropa Timur
Ini merupakan peluang besar terutama bagi dokter-dokter muda Indonesia yang ingin mengembangkan keahlian di pusat bedah plastik paling modern di wilayah tersebut.
5. Sechenov Medical University – USK Masuk Klub Terhormat
Kunjungan strategis selanjutnya dilakukan ke Sechenov University, universitas kedokteran tertua dan salah satu yang terbaik di Rusia dengan sejarah lebih dari 260 tahun.
Delegasi USK diterima oleh: Ruslan Emirveliev, Direktur Kerja Sama, Mark Taratkin, Kepala Departemen Kerja Sama Akademik dan Penelitian.
Dalam sambutannya, pihak Sechenov menyatakan bahwa USK adalah universitas ketiga dari Indonesia yang pernah berkunjung, setelah UI dan UGM.
Ini merupakan pengakuan prestisius terhadap posisi USK di tingkat nasional.
Pertemuan membahas:
Pertukaran mahasiswa dan staf akademik
Akses pada fasilitas riset medis berteknologi tinggi
Pelatihan klinis untuk dokter, residen, dan dosen USK
Proyek riset bersama biomedis, farmasi, dan medical engineering
Pihak Sechenov menyampaikan optimisme bahwa MoU dengan USK dapat ditandatangani dalam waktu dekat.
Sistem Pendidikan Tinggi Rusia: Mengapa Kunjungan Ini Sangat Strategis?
Rusia dikenal dengan sistem pendidikan tinggi yang sangat terfokus dan berbasis rumpun ilmu. Universitas dirancang menjadi spesialis:
Universitas teknik
Universitas kesehatan
Universitas pedagogik
Universitas ekonomi
Universitas sains murni
Model ini menghasilkan: spesialisasi akademik sangat mendalam, fasilitas klinis dan riset yang terfokus, kurikulum kedokteran yang intensif, tradisi ilmiah kuat, terutama dalam sains kesehatan dan teknologi.
Delegasi USK melihat langsung keunggulan ini di berbagai universitas yang dikunjungi.
Tekad USK di Bawah Kepemimpinan Rektor Prof. Marwan
Seluruh rangkaian kunjungan ini sejalan dengan visi besar Rektor USK, Prof. Marwan, yang secara tegas mendorong percepatan internasionalisasi universitas.
Di bawah kepemimpinannya, USK:
Memperluas kerja sama ke Asia Tengah dan Eropa Timur
Mendorong fakultas untuk membuka program double degree dan joint research
Membangun jejaring dengan universitas berkelas dunia
Menjadikan Aceh sebagai pusat pendidikan dan riset yang terbuka ke dunia
Prof. Taufiq Saidi menambahkan kunjungan ini menandai babak baru USK. Kita bukan lagi hanya mengirim mahasiswa ke luar negeri, tetapi membangun ekosistem kolaborasi global yang saling memperkuat.
Kunjungan Delegasi USK ke Uzbekistan dan Rusia bukan sekadar perjalanan akademik, melainkan langkah strategis untuk menempatkan USK di peta perguruan tinggi global.
Dengan dukungan penuh Rektor Prof. Marwan, USK kini bergerak lebih agresif, lebih berprestise, dan lebih siap menghubungkan Aceh serta Indonesia dengan pusat-pusat keilmuan terbaik dunia.











