Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Warga Aceh Barat Dilarang Berenang di Pantai Meulaboh, Ada Apa?

redaksi by redaksi
19/04/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Warga Aceh Barat Dilarang Berenang di Pantai Meulaboh, Ada Apa?

Salah satu pantai di Meulaboh, Aceh Barat. (Dokumentasi/ Wikipedia)

MEULABOH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melarang masyarakat berenang di sepanjang kawasan pantai Kota Meulaboh. Larangan ini menyusul dua insiden warga tenggelam yang terjadi dalam waktu berdekatan pada akhir Maret dan 13 April 2026.

“Kami melihat masyarakat sebenarnya sudah mulai patuh. Namun terkadang masih ada yang berkeinginan melakukan aktivitas di pinggir pantai. Ini sangat berbahaya,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronald Nehdiansyah, seperti dilansir Antara, Minggu, 19 April 2026.

Meski masyarakat tidak berniat mandi dan hanya beraktivitas di pinggir pantai, risikonya tetap ada. Gelombang tinggi bisa tiba-tiba menarik warga ke laut, sehingga dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan.

Teuku mengatakan sejak awal pihaknya telah menetapkan kawasan pantai di Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, sebagai zona tidak layak untuk aktivitas pemandian.

Karakteristik gelombang yang tinggi serta arus yang kuat menjadi faktor risiko utama bagi keselamatan warga. Selain faktor gelombang, kata dia, pertemuan arus di area muara sungai juga disebut sebagai penyebab utama kuatnya tarikan arus di pantai tersebut.

“Secara historis kawasan ini memang dikenal sebagai titik rawan yang telah memakan banyak korban jiwa sejak lama dan setiap tahun selalu memakan korban,” ujarnya.

Merespons kejadian pada Senin, 13 April lalu, saat seorang warga Meulaboh meninggal dunia di kawasan Pantai Wisata Suak Ribee Meulaboh, BPBD terus meningkatkan langkah-langkah preventif. Upaya tersebut dilakukan dengan memasang papan imbauan serta menambah dan memperbarui rambu larangan mandi di titik-titik strategis agar lebih terlihat oleh masyarakat.

Kemudian melakukan pemantauan lebih berkala guna mengingatkan warga yang masih nekat beraktivitas di zona bahaya, serta melakukan patroli rutin termasuk pada hari-hari besar saat kunjungan wisatawan meningkat. Namun mengingat kejadian terbaru terjadi di hari biasa, pihaknya akan mengevaluasi pola pengawasan agar tetap efektif meski di luar masa liburan.

BPBD Aceh Barat berharap masyarakat lebih sadar dan disiplin dalam mematuhi larangan yang berlaku. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

DWP Aceh Salurkan Bantuan bagi Keluarga ASN Terdampak Bencana

Next Post

Polres Aceh Barat Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Next Post
Polres Aceh Barat Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Polres Aceh Barat Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Kesetaraan Gender

KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Kesetaraan Gender

04/08/2026
Mahasiswa KPM Mandiri Bina Generasi Qurani di Burni Bius Baru

Mahasiswa KPM Mandiri Bina Generasi Qurani di Burni Bius Baru

04/08/2026
Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

04/08/2026
GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com