Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Selasa Pagi, Rupiah Loyo Rp14.175 Perdolar

Admin1 by Admin1
08/10/2019
in Ekonomi
0

Jakarta – Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp14.175 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Selasa (8/10) pagi pukul 08.06 WIB. Posisi ini melemah 0,091 persen dibanding dari nilai pada penutupan Senin (7/10) Rp14.162 per dolar AS.

Pagi hari ini, mayoritas mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,07 persen, baht Thailand melemah 0,06 persen, won Korea melemah 0,02 persen, ringgit Malaysia melemah 0,04 persen, serta peso Filipina melemah 0,06 persen

Di kawasan Asia, hanya dolar Hong Kong yang berada di posisi stagnan terhadap dolar AS. Sementara mata uang negara maju seperti poundsterling Inggris melemah 0,05 persen terhadap dolar AS, euro melemah 0,01 persen dan dolar Australia melemah 0,05 persen terhadap dolar AS.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS kembali rebound pada Senin (7/10) malam. Dengan demikian, hal tersebut menjadi penyebab penguatan dolar AS dan bisa mendorong pelemahan rupiah terhadap dolar AS pada hari ini.

Ariston juga mengatakan rupiah melemah karena pelaku pasar mengantisipasi pertemuan antara AS dan China terkait perang dagang.

“Pasar masih tanda tanya soal hasil negosiasi dagang AS dengan China, karena dua pihak menginginkan hal yang berbeda,”Kata Ariston saat melalui pesan singkat, Selasa (8/10).

Dia melanjutkan, AS ingin kesepakatan yang komprehensif meliputi perlindungan hak kekayaan intelektual perusahaan AS, sementara China hanya mau kesepakatan parsial yang berkaitan dengan pembelian produk pertanian AS dan pengurangan tarif impor barang China.

Sumber: CNNIndonesia.com

Tags: dolarrupiah
Previous Post

Tiga Pimpinan DPRK Banda Aceh Dikukuhkan

Next Post

Dewan Tiga Periode dan Kini Jadi Ketua DPRK Banda Aceh, Harta Farid Cuma Rp1,1 Miliar

Next Post
Dewan Tiga Periode dan Kini Jadi Ketua DPRK Banda Aceh, Harta Farid Cuma Rp1,1 Miliar

Dewan Tiga Periode dan Kini Jadi Ketua DPRK Banda Aceh, Harta Farid Cuma Rp1,1 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kejati Aceh Diminta Bongkar Dugaan Pungli Akreditasi Puskesmas di Aceh Selatan 2024, Nilainya Diduga Capai Ratusan Juta Rupiah

Kejati Aceh Diminta Bongkar Dugaan Pungli Akreditasi Puskesmas di Aceh Selatan 2024, Nilainya Diduga Capai Ratusan Juta Rupiah

15/06/2026
Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

15/06/2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

15/06/2026
Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026
KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

15/06/2026

Terpopuler

Selasa Pagi, Rupiah Loyo Rp14.175 Perdolar

08/10/2019

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com