Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

15 Desa di Aceh Utara Kembali Diredam Banjir

Admin1 by Admin1
09/05/2022
in Lintas Timur
0

LHOKSUKON – Hujan deras yang terjadi Senin (9/5/2022) mengakibatkan 15 desa terendam banjir di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

 Adapun ketinggian air bervariasi sekitar 15 sentimeter hingga satu meter di permukiman penduduk.

Data yang dilansir bagian hubungan masyarakat Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyebutkan, desa yang terendam banjir yakni Desa Alue Euntok dengan terdampak 152 jiwa, Desa Tumpok Barat (448 jiwa), Desa Hagu (31 jiwa), Alue Tho (278 jiwa).

Berikutnya Desa Ceubrek Pirak sebanyak 175 jiwa, Desa Leubok Pirak (194 jiwa), Pante Pirak (125 jiwa), Meunye Pirak (121 jiwa), Siren (229 jiwa). Lalu Desa Tanjong Haji Muda sebanyak 198 jiwa, Lawang (185 jiwa), Meuria (127 jiwa), Parang Sikureung (182 jiwa), Tanjong Tgk Ali (63 jiwa), dan Punti Matangkuli sebanyak 132 jiwa.

“Banjir kali ini sebab hujan deras di kawasan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Sehingga airnya mengalir ke Krueng Keureuto dan meluap ke sejumlah pemukiman penduduk,” kata Hamdani, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Senin.

Dia menyebutkan, sebagian kecil warga mengungsi ke mushala di sejumlah desa.

“Sejauh ini cenderung meningkat debit air. Semoga tidak hujan lagi, sehingga banjir segera surut,” katanya.

Sekadar diketahui, banjir menjadi langganan untuk Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Paya Bakong, Tanah Luas, Lhoksukon, dan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

 Pemerintah pusat membangun Bendungan Krueng Keureuto di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara sejak 2015 dengan anggaran Rp 1,7 trilun. Namun, bendungan yang diharapkan bisa menjadi solusi mengatasi banjir itu hingga tahun 2022 ini belum rampung dikerjakan. 

Sumber: kompas.com

Previous Post

Hari Pertama Masuk Kerja Bupati Pimpin Apel Bersama Di Halaman Setdakab

Next Post

Penyelundup 218 Kg Sabu Malaysia-Aceh Dihukum Mati

Next Post
Jaksa Akan Kasasi Vonis Bebas Perkosaan Anak di Aceh Besar

Penyelundup 218 Kg Sabu Malaysia-Aceh Dihukum Mati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

18/06/2026
Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

18/06/2026
Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

18/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

18/06/2026
Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

Koordinasi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Aceh Dinilai Belum Optimal

18/06/2026

Terpopuler

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Prodi MKM FK USK Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com