Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementan Kawal Budidaya Bawang Merah Ramah Lingkungan Aceh

Admin1 by Admin1
27/08/2020
in Ekonomi
0

BANDA ACEH — Bawang merah merupakan salah satu komoditas unggulan nasional yang mempunyai daya adaptasi luas dan bernilai ekonomi cukup tinggi. Karena itulah, perlu upaya pengendalian serangan terhadap Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang kerap ditemui dalam budidaya bawang merah dalam rangka menjaga kinerja dan kontribusi sektor pertanian terhadap ekonomi nasional.

Langkah pengendalian yang dimaksud ditempuh melalui budidaya pertanian ramah lingkungan dan penerapan pengendalian hama terpadu dilakukan secara preventif dan kuratif yang dimulai dari pengaturan pola dan waktu tanam bertujuan untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit di suatu wilayah lahan tertentu. Caranya melalui pergiliran antar tanaman yang tidak berasal dari satu family agar siklus hidup tidak berlanjut.

Sementara, dalam pengendalian OPT ramah lingkungan, peran musuh alami seperti parasitoid, predator dan cendawan entomapatogen yang diketahui dapat menekan serangan OPT pada tanaman bawang merah perlu dimanfaatkan secara maksimal.

Saat ini Direktorat Jenderal Hortikultura tengah mengembangkan budidaya bawang merah ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) guna melakukan budidaya pertanian dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.

Semangat tersebut diaplikasikan dalam Gerakan Mendorong Produksi, Daya Saing dan Ramah Lingkungan Hortikultura (Gedor Horti) menggunakan pendekatan pengembangan kawasan hortikultura berdaya saing dan ramah lingkungan. Terlebih, Mentan SYL juga menyampaikan bahwa sektor pertanian tetap harus berproduksi di tengah pandemi Covid-19. Hal itu juga berlaku bagi petani bawang merah.

“Budidaya ramah lingkungan menjadi suatu keharusan untuk diimplementasikan. Pasar global menuntut produk hortikultura yang berkualitas dan aman konsumsi. Preferensi konsumen sudah mulai mempertimbangkan bagaimana proses produk dilakukan sehingga menghasilkan produk yang aman konsumsi,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto.

Direktur Perlindungan Hortikultura Sri Wijayanti Yusuf, dalam berbagai kesempatan juga merekomendasikan kepada seluruh petani untuk mengaplikasikan agens pengendali hayati, pestisida nabati, likat kuning, feromon dan penanaman refugia dalam pengendalian OPT. selai itu juga selalu melakukan monitoring pada pertanaman bawang merah.

“Dengan demikian serangan OPT dapat dikendalikan dan tidak sampai mengganggu produksi dan mutu produk bawang merah,” bebernya.

Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Aceh Iriana, menyatakan BPTPH memiliki fungsi dalam pengendalian serangan OPT dan antisipasi dampak perubahan iklim (DPI). Salah satunya dengan melaksanakan gerakan pengendalian OPT bawang merah di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Semua pihak terutama instansi terkait di jajaran Pemkab Pidie sangat serius melakukan bimbingan ke para petani bawang merah, dan menganjurkan melakukan penanaman setiap tahunnya seraya konsisten menggunakan pupuk organik.

“Jika penanaman bawang merah dapat dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan serta konsisten menggunakan pupuk organik, tentunya ke depan masyarakat Pidie dapat mengkonsumsi bawang merah yang sehat tanpa terkontaminasi bahan kimia berbahaya,” jelas Iriana.

Pemkab Pidie memberikan perhatian serius kepada petani, termasuk memformulasikan kebijakan pengembangan pertanian menggunakan pupuk alami ke dalam Grand Design Pidie Sehat 2025.

POPT setempat, Muhammad Rizal menjelaskan bahwa penerapan budidaya bawang merah ramah lingkungan yang telah diterapkan di Pidie antara lain dengan pemasangan perangkap feromon sex, likat kuning, aplikasi pestisida nabati dan penanaman refugia untuk konservasi musuh alami.

“Pembinaan dan pengawasan terhadap proses penanaman bawang merah, termasuk penerapan budidaya bawang merah ramah lingkungan perlu diintesifkan untuk memaksimalkan hasil,” pungkasnya.

Sumber: republika

Previous Post

Aceh-Sumatera Utara Jadi Tuan Rumah PON 2024

Next Post

Resmikan PosKesDes, Anita Minta Aparatur Gampong Peduli Kesehatan Bersama

Next Post

Resmikan PosKesDes, Anita Minta Aparatur Gampong Peduli Kesehatan Bersama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Posko Bencana Aceh Imbau Warga Terdampak Laporkan Kerusakan Rumah

BNPB Libatkan 220 Mahasiswa Verifikasi Data Kerusakan Rumah Akibat Banjir Aceh Timur

17/01/2026
Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

17/01/2026
Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh

155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

17/01/2026
Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

17/01/2026
Krak, TNI AD Sebut Baut Hilang di Jembatan Bailey Aceh Sudah Terpasang Kembali

Pembangunan Jembatan di Aceh Timur dan Utara Sangat Mendesak

17/01/2026

Terpopuler

Kartu JKN Sebagai Syarat Buat SIM Dinilai Menyulitkan Masyarakat

“Pansel JPT Aceh Layak Dibubarkan”

16/01/2026

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

UIN Raden Fatah Salurkan Sumor Bor di Aceh

Kementan Kawal Budidaya Bawang Merah Ramah Lingkungan Aceh

RSUD Aceh Tamiang Aktifkan ICU Mini untuk Layani Korban Bencana

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com