TAMIANG – Tahun 2018 lalu, Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh telah mendirikan lembaga pendidikan berbasis al-Quran melalui progam pembinaan gampoeng syariat yang dicetuskan oleh Alm. H. Muslim M. Daud ( Mantan Ketua IKAT ACeh dan juga Anggota DPRA Komisi V).
Di gampong binaan tersebut IKAT juga telah melakukan beberapa kegiatan pengembangan keilmuan dan pendidikan agama seperti pelatihan tajhiz mayyit, pelatihan ilmu mawarits dan juga pelatihan tahsin al-Quran.
Ketua IKAT Aceh periode 2019-2022, Muhammad Fadhillah Lc., M.Us. menuturkan, kehadiran lembaga pendidikan seperti ini merupakan salah satu misi IKAT dalam melahirkan masyarakat Aceh yang cerdas dan memahami Islam dengan pendekatan keilmuan dan pendidikan. khususnya bagi mereka yang berada di pendalaman Aceh.
Sehari sebelumnya, (3/10), Ketua Divisi Dakwah dan Penguatan Umat IKAT Aceh, Ust. Mujtahid Anwar, Lc., M.A bersama timnya mengunjungi lembaga tersebut untuk melihat perkembangan gampong binaan IKAT sekaligus menyerahkan beberapa bantuan al-Quran, buku-buku agama dan sumbangan dari para muhsinin (donatur).
Di antara tempat yang disambangi tim adalah Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Al-hidayah Dusun Rejosari Kampung Wonosari, Kec Tamiang Hulu Kab. Aceh Tamiang. Salah satu lembaga pendidikan yang berada di gampong binaan IKAT yang bergerak di bidang al-Quran dan Pendidikan Agama Islam.
Ketua Divisi Humas IKAT Aceh, Ust. Ahmad Syukran Lc., M.A. mengajak masyarakat untuk turut peduli dan mengambil peran serta dalam mengembangkan pendidikan masyarakat Aceh, khususnya yang berada di pedalaman.
Sementara itu, Anggota DPD RI asal Aceh yang juga Ketua IKAT Aceh periode 2015-2018, H. M. Fadhil Rahmi, Lc. mengharapkan agar kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan dan ditumbuhkembangkan.
Fadhil juga mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat Aceh untuk mendukung dan menumbuhkembangkan kegiatan-kegiatan keagamaan di Aceh.
“Ini tidak boleh berhenti! tidak harus IKAT dan tidak mesti di Langsa, tapi semua kita masyarakat Aceh harus peduli terhadap pendidikan dan agama, di seluruh penjuru Aceh,” ujarnya.
IKAT Aceh juga mengucapan terimakasih kepada segenap donatur yang telah mendukung program ini, baik secara moril maupun materil.
“Selanjutnya kepada seluruh pengurus IKAT dan masyarakat Aceh yang telah menyukseskan pembentukan gampong binaan ini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para muhsinin dangan ganjaran yang paling baik di sisi-Nya,” pungkas Ketua IKAT Aceh, Muhammad Fadhillah.







