Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Lima dari 14 Senior Pelaku Pemukulan Junior Dikeluarkan dari SMA Unggul Pijay

Admin1 by Admin1
03/09/2021
in Lintas Timur
0

MEUREUDU – SMA Negeri Unggul Pidie Jaya memohon maaf kepada berbagai pihak atas kejadian siswa senior mengintimidasi siswa junior yang telah terjadi beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dikatakan oleh kepala sekolah Nurhjannah M.Pd saat konfirmasi pers di ruang kepala Sekolah SMA Unggul Pidie Jaya

Pihak dari Sekolah sudah berkoordinasi dan berkonsultasi ke pihak-pihak terkait, termasuk wali murid dan siswa telah kembali ke asrama sejak 1 September 2021.

“12 siswa korban Pemukulan sudah kembali kesekolah dan satu di antaranya masih dirawat di rumahnya dan untuk pengobatan siswa korban pemukulan dari kakak kelas tersebut akan difasilitasi pengobatannya oleh pihak sekolah,” ujarnya.

Sementara untuk 14 para siswa pelaku tersebut 9 diantaranya sekolah secara daring dan 5 siswa lagi dititipkan ke sekolah lain atau dikeluarkan dari Sekolah SMA Unggul Pidie Jaya.

“Pihak sekolah akan memaksimalkan pengamanan di asrama paska kejadian tersebut yang membuat pilu kita semua, dan pihak sekolah akan terus berupaya kerjasama yang baik antara pihak dinas pendidikan kabupaten, provinsi dan mohon dukungan dari berbagai pihak Agar SMA unggul Maksimal,” ujar Kepsek Nurjannah M.Pd.

Sementara salah satu pihak keluarga korban yang tidak mau ditulis namanya menginginkan sebelum “berdamai” ada penyelesaian duduk bersama dari pihak keluarga pelaku, pihak keluarga korban dan pihak sekolah itu yang belum dilakukan.

“Kita berharap bisa diselesaikan secara kekeluargaan, karena korban bukan hanya masalah fisik tapi masih ada fisikis yang harus di obati agar trauma siswa korban hilang, dan tidak ada korban korban lainnya,” ujar salah satu keluarga siswa korban pemukulan.

Previous Post

Pansus DPR Aceh Usul Jabatan Wali Nanggroe Tak Dibatasi 2 Periode

Next Post

HMI Kritik Dinas LH Lhokseumawe, Sejumlah Proyek Diminta Dipertimbangkan

Next Post

HMI Kritik Dinas LH Lhokseumawe, Sejumlah Proyek Diminta Dipertimbangkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Amankan Satu WNA Malaysia di Abdya

Imigrasi Amankan Satu WNA Malaysia di Abdya

15/04/2026
Dua Pengendara Alami Luka dalam Lakalantas di Suak Pante Breuh

Dua Pengendara Alami Luka dalam Lakalantas di Suak Pante Breuh

15/04/2026
Jemaah Haji Aceh 2026 Mulai Masuk Asrama 5 Mei

Jemaah Haji Aceh 2026 Mulai Masuk Asrama 5 Mei

15/04/2026
Pemkab Aceh Barat Terima Pengembalian Temuan Dana Desa Rp3 Miliar

Pemkab Aceh Barat Terima Pengembalian Temuan Dana Desa Rp3 Miliar

15/04/2026
Wabup Tamiang Resmi Luncurkan Program Mobile Health Clinic di Sekerak

Wabup Tamiang Resmi Luncurkan Program Mobile Health Clinic di Sekerak

15/04/2026

Terpopuler

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

14/04/2026

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

Wabup Abdya Kunjungi Warga Cot Mane, Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni

Setelah Diarahkan Bupati, Baitul Mal Abdya Langsung Tinjau Rumah Nurlaila

Lima dari 14 Senior Pelaku Pemukulan Junior Dikeluarkan dari SMA Unggul Pijay

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com