Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Curahan Hati Tenaga Pendidik SMA di Kepulauan, Berharap Didengar Pemerintah Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
15/09/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Curahan Hati Tenaga Pendidik SMA di Kepulauan, Berharap Didengar Pemerintah Aceh

Aceh Singkil – Para tenaga pendidik di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pulau Banyak, Aceh Singkil mengungkapkan curahan hati (curhat) kepada atjehwatch.com berharap sampai, dan di dengar oleh Pemerintah Provinsi Aceh, Rabu, 15/09/2021.

Seorang guru yang telah mengajar selama 12 Tahun di SMAN 1 Pulau Banyak mengeluhkan biaya hidup yang tinggi di daerah kepulauan sedangkan pendapatan dengan guru di daratan tidak ada perbedaannya alias sama saja.

“Kami sama yang di daratan itu tidak ada bedanya, padahan daerah kami jauh harus melewati lautan selama 4 jam. Disinikan beda biaya belanja dengan di kotakan, disini serba mahal cuma ikan saja yang murah,” kata seorang guru yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan di SMAN 1 Pulau Banyak, 15/09/2021.

“Setidaknya ada yang membedakan antara kami disini sama yang didaratan gitu, jangan sama gitu, istilah entah ada tunjangan sedikit untuk biaya kemahalannya. Karena terpencil pun tidak ada,” ungkapnya melanjutkan.

Kemudian, seorang tenaga pendidik lainnya yang enggan diungkap identitasnya mengatakan keluhannya kepada wartawan bahwa dirinya bersama teman-temannya di SMAN 1 Pulau Banyak masih belum mendapatkan sertifikasi guru PNS, dan berharap kepada Pemerintahan Aceh memberikan perhatian agar mereka mendapatkan sertifikasi guru PNS.

“Iya ada gak kami yang belum-belum (sertifikasi) ini macam mana caranya agar sertifikasi,” tutur pendidik yang telah berbakti di dunia pendidikan 15 Tahun itu.

Sebelumnya dirinya juga mengeluhkan kepada awak media untuk di publikasikan mendapat mendapat perhatian dari pemerintah, yakni tingginya biaya hidup di daerah kepulauan Selain itu sebagai tenaga pendidik di daerah kepulauan dirinya bersama teman-teman lainnya di Kecamatan Pulau Banyak sebagai perantau (pendatang) tentu jauh juga dari keluarga. Dengan permasalahan tersebut dirinya berharap ada perhatian dari pemerintah.

Reporter : Ahmad Azis

Previous Post

Kapolda Silaturahmi dengan Forkopimda Aceh Utara dan Lhokseumawe

Next Post

Ini Kata Kadis Dayah Aceh Usai Jokowi Teken Perpres Pendanaan Pesantren

Next Post
Ini Kata Kadis Dayah Aceh Usai Jokowi Teken Perpres Pendanaan Pesantren

Ini Kata Kadis Dayah Aceh Usai Jokowi Teken Perpres Pendanaan Pesantren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Curahan Hati Tenaga Pendidik SMA di Kepulauan, Berharap Didengar Pemerintah Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com