BLANGPIDIE – Masalah lingkungan hidup memang bukan persoalan salah satu daerah atau negara saja, tetapi sudah menjadi tanggung jawab seluruh daerah, bangsa dan negara.
Bahkan beberapa negara yang masih memanfaatkan bahan bakar fosil, berusaha mengurangi efek rumah kaca dengan menggunakan bahan bakar gas alam yang secara ekonomis sangat kompetitif bila dibandingkan dengan penggunaan minyak bumi atau batubara.
Hanya sebenarnya gas alam juga tetap menimbulkan CO2, tetapi lebih sedikit bila dibandingkan dengan penggunaan minyak bumi dan batubara. Disamping itu pun gas alam juga menimbulkan methan selama proses penyediaannya, yang kesemua itu dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.
Oleh karena itulah berbagai upaya dilakukan orang untuk mencegah tambah rusaknya lingkungan hidup. Seperti yang dilakukan Satgas pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 Kodim 0110/Abdya yang berlokasi di Gampong Alue Manggota Kecamatan Blangpidie kabupaten setempat beberapa waktu yang lalu.
“Materi yang disampaikan ialah tentang upaya Pencegahan dan Penanggulangan kerusakan Hutan sinergisitas Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH), Blangpidie dengan program TMMD ke-119 Kodim 0110/Abdya,” kata Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona melalui Serma Rony Kusmayadi, Rabu (13/03/2024).
Ia juga berharap peran semua unsur masyarakat Abdya dapat mengkampanyekan isu lingkungan. Karena dengan menghindari kerusakan hutan, kita dapat mencegah terjadinya kerusakan melalui program jangka panjang secara terus-menerus dan dengan manajemen tertentu. Hal ini pastinya akan membuat hutan resisten dari berbagai macam perusak.
“Dengan menjaga kelestarian hutan, kita juga mempertahankan hewan dan tumbuhan yang ada di dalam hutan tetap lestari,” pungkas Serma Rony Kusmayadi.











