MEUREUDU – Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Ulim, Koramil, SAR, dan warga berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Ulim, Kabupaten Pidie Jaya. Kejadian ini terjadi pada Kamis, 23 Mei 2024,
Tim gabungan itu berhasil menemukan mayat Suhaila binti Syuib (13 tahun) tersebut sekitar pukul 09.30 WIB, di Sungai Krueng Ulim, Desa Nangroe Barat, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya.
Sementara Nurmiati binti Ismail (25), warga Gampong Nangroe Barat, berhasil selamat dari insiden tersebut berkat pertolongan dari Annas bin Ismail (35), seorang warga setempat.
Peristiwa itu dimulai ketika Azqia Maisura (14) dan Suhaila pergi ke sungai untuk mandi. Azqia tergelincir dan menyeret Suhaila ke dalam arus. Nurmiati, yang kebetulan berada di dekat lokasi, segera merespons teriakan minta tolong dan melompat ke sungai untuk menyelamatkan mereka.
Annas bin Ismail yang menyaksikan kejadian tersebut, juga turun tangan untuk membantu penyelamatan. Meskipun upaya penyelamatan berhasil menyelamatkan Suhaila dan Nurmiati, namun sayangnya, Azqia Maisura ditemukan telah meninggal dunia di dasar sungai oleh tim gabungan SAR, TNI, Polri, dan warga setempat pada pukul 12.45 WIB.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Dodon Priyambodo, melalui Kapolsek Ulim, Iptu Saiful Bahri, mengatakan perlunya meningkatkan kehati-hatian dan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai.
“Hasil pemeriksaan medis dari RSU Pidie Jaya menunjukkan bahwa Azqia meninggal murni karena tenggelam tanpa tanda-tanda kekerasan,” katanya.
Kapolres juga memberikan apresiasi kepada tim gabungan dan masyarakat yang turut serta dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban.
“Kolaborasi antara semua pihak menjadi kunci kesuksesan dalam menangani kejadian darurat seperti ini,” ujarnya.
“Kejadian ini harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk senantiasa waspada terhadap bahaya di sekitar sungai dan menjaga keselamatan anak-anak, yang rentan terhadap risiko kecelakaan,” katanya.[Mul]











