Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Nasib Jokowi di Bayang-bayang Pertemuan Prabowo-Megawati

redaksi by redaksi
11/09/2024
in Nasional
0
Nasib Jokowi di Bayang-bayang Pertemuan Prabowo-Megawati

Ketua Umum Gerindra yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto direncanakan bakal bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. CNN Indonesia/Safir Makki

Jakarta- Ketua Umum Gerindra yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto direncanakan bakal bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pertemuan kedua tokoh itu bakal dilakukan sebelum pelantikan Prabowo pada 20 Oktober mendatang.

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyampaikan hal serupa. Puan enggan merinci lokasi dan materi yang akan dibahas oleh Mega dan Prabowo saat bertemu nanti.

Bakal banyak pembahasan ketika dua elite ini sudah bertemu, kata Puan, tapi masih terlalu jauh untuk disimpulkan kelak keduanya bakal membahas peluang PDIP mengisi kabinet Prabowo-Gibran.

“Masih terlalu jauh. Komunikasi sudah kita lakukan. Kan, saya juga sering ketemu Prabowo di acara-acara Pak Prabowo. Jadi ya selalu berkomunikasi, selalu bersilaturahmi,” kata dia.

Megawati dan Prabowo berbeda gerbong saat Pilpres 2024 lalu. Megawati dan PDIP saat itu mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Sementara Prabowo menggandeng putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024. Gibran sebelumnya kader PDIP.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul mengatakan rencana pertemuan kedua tokoh itu tidak mengejutkan.

Adib menyinggung sejarah Megawati dan Prabowo yang pernah satu barisan di Pilpres 2009 hingga Pilkada Jakarta 2012.

“Jadi hubungan antara Pak Prabowo dan Bu Mega secara historis udah lama. Apalagi kan politik kita ini kental pragmatis, transaksional, tidak terlalu mengejutkan,” kata Adib saat dihubungi, Rabu (11/9).

Adib mengatakan sejak kampanye Pilpres 2024, Prabowo seringkali menyatakan bakal merangkul lawannya jika menang. Di Rapimnas Gerindra baru-baru ini, Prabowo pun sudah menyinggung hal tersebut.

Oleh karena itu, ia menilai pertemuan ini salah satu upaya merangkul PDIP ke pemerintahan.

“Jauh sebelum Pilpres Februari, saat kampanye dia bilang yang kalah tetap dia rangkul, jadi ini sesuatu yang tidak tiba-tiba. Tipikal Prabowo begitu atas nama rekonsiliasi politik nasional yang kalah juga dirangkul,” ujarnya.

Adib berpendapat sebagai pemenang pemilu, Prabowo menilai PDIP penting untuk diajak masuk ke pemerintahan.

Prabowo, menurut dia, ingin situasi politik yang cenderung normal dan stabil

“Semua dirangkul tidak menjamin pemerintahannya dia akan tenang-tenang aja, atas nama kepentingan mereka pasti teriak dan bergerak walau kue sudah didapat,” ujar Adib.

Upaya lepas dari Jokowi
Pengamat politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Kunto Adi Wibowo berpendapat Prabowo dan Megawati memiliki kepentingan yang sama dengan pertemuan itu.

Megawati, kata dia, mungkin saja ingin memastikan Jokowi tidak memiliki kekuatan berlebihan di masa Prabowo nanti.

Sementara itu, sebagai presiden terpilih, menurutnya, Prabowo tak mau disetir Jokowi.

“Karena kepentingan yang sama, kira-kira gitu lah makanya ini pertemuan bisa terwujud dan kita lihat saja akan berujung pada koalisi yang besar dan pemerintahan Pak Prabowo tidak punya oposisi,” ujarnya.

Kunto pun menilai sangat mungkin PDIP bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ia mengatakan Megawati dan PDIP hanya bermasalah dengan Jokowi, bukan dengan Prabowo dan Gerindra.

“Problemnya karena di situ ada Pak Jokowi, tapi kan setelah Oktober kita enggak tahu nasib Pak Jokowi,” kata Kunto.

Oleh karena itu, ia berpendapat bisa saja pertemuan Prabowo dan Megawati nanti bakal membahas hal-hal teknis untuk PDIP masuk ke pemerintahan.

“Akhirnya kalau bergabung bagaimana teknisnya, PDIP akan membantu mengurus apa, hak dan otoritas apa yang didapatkan. Bukan rahasia lagi Pak Prabowo dan Gerindra sangat ingin PDIP untuk masuk ke pemerintahan karena PDIP kalau di luar sangat vokal, nyaring dan bisa jadi bagi Pak Prabowo mengganggu pemerintahan dia,” ujar Kunto.

Pengamat politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo sementara itu mengatakan pertemuan Prabowo-Megawati juga bisa dimaknai sebagai bentuk jembatan rekonsiliasi antara Jokowi dan Megawati.

“Serta agenda Pak Prabowo sendiri, saya pikir untuk menjembatani semua elite yang selama ini berseberangan selama pemilu,” kata Wasisto.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Daska Aziz: Sangat Dibutuhkan Partisipasi Pemilih Untuk Mewujudkan Pilkada Berkualitas

Next Post

Topan Yagi Tewaskan 141 Orang di Vietnam, 59 Masih Hilang

Next Post
Nasib Jokowi di Bayang-bayang Pertemuan Prabowo-Megawati

Topan Yagi Tewaskan 141 Orang di Vietnam, 59 Masih Hilang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

25/05/2026
Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

25/05/2026
Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

25/05/2026
Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

25/05/2026
Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

25/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com