Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pelantikan Gubernur Terpilih Aceh Mengacu UUPA, Kapan?

redaksi by redaksi
23/01/2025
in Nanggroe
0
Pelantikan Gubernur Terpilih Aceh Mengacu UUPA, Kapan?

Ketua DPRA, Zulfadhli, membuka rapat paripurna pertama tahun 2025 di gedung utama DPR Aceh, Senin (13/1/202).(Kompas.com/Zuhri Noviandi)

BANDA ACEH – Presiden Prabowo Subianto bakal melantik 270 kepala daerah secara serentak di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 6 Februari 2025 nanti. Pelantikan ini merupakan termin pertama dan dilaksanakan untuk kepala daerah yang tidak bersengketa dalam hasil Pilkada 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dari ratusan kepala daerah yang bakal dilantik secara serentak itu, hanya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang tidak ikut.

Khususnya Aceh, proses pelantikan pasangan gubernur, bupati, dan wali kota terpilih mengikuti aturan sesuai Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA).

Berdasarkan ketentuan Pasal 23 ayat (1) huruf D Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang UUPA, menyatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mempunyai tugas dan wewenang untuk mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian gubernur dan wakil gubernur kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur dilaksanakan berdasarkan ketentuan Pasal 69 huruf C UUPA.

Bunyinya, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan gubernur/wakil gubernur dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden di hadapan Mahkamah Syari’ah Aceh dalam rapat paripurna DPRA.

Selanjutnya, dalam Pasal 73 UUPA dijelaskan bahwa pelaksanaan Pasal 69 UUPA diatur lebih lanjut dengan qanun dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan. Kemudian pada Pasal 92 ayat (3) Qanun Pilkada menyatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, atau wali kota dan wakil wali kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2 dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRA atau Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) di hadapan ketua Mahkamah Syari’ah Aceh/Ketua Mahkamah Syari’ah Kabupaten/Kota.

Pelantikan Kepala Daerah Berdasarkan ketentuan Pasal 160 UU Pilkada juncto Pasal 89 ayat (1) Qanun Pilkada, Pasal 165 UU Pilkada, dan memperhatikan Pasal 22A ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2024.

Sebelumnya mengusulkan pengambilan sumpah jabatan gubernur/wakil gubernur Aceh dilaksanakan pada 7 Februari 2025, yang dilaksanakan di gedung DPRA dalam rapat paripurna bersifat istimewa. Lantaran jadwal pelantikan serentak oleh Presiden telah diumumkan digelar pada 6 Februari, maka DPRA kini menunggu surat dari Mendagri untuk penetapan jadwal pelantikan di Aceh.

“Karena yang melantik kebetulan Mendagri, maka kita harus menunggu surat Mendagri kapan ditetapkan tanggalnya, baru kita umumkan nanti. Untuk saat ini kita belum menerima suratnya,” kata Zulfadhli singkat, Kamis (23/1/2024).

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Aceh, Syakir, mengatakan, sesuai arahan Pj Gubernur, pihaknya telah menyelesaikan proses verifikasi berkas usulan pengesahan pengangkatan bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota terpilih untuk masa jabatan 2025-2030.

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal, juga telah mengusulkan pengangkatan 16 pasangan bupati/wakil bupati dan 2 pasangan wali kota/wakil wali kota kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Kakanwil Serahkan Rp 100 Juta Zakat Profesi ASN Kanwil Kemenag Aceh

Next Post

Plt Sekda Ikuti Rakor Terkait Verifikasi PPPK Tahap II Secara Virtual

Next Post
Plt Sekda Ikuti Rakor Terkait Verifikasi PPPK Tahap II Secara Virtual

Plt Sekda Ikuti Rakor Terkait Verifikasi PPPK Tahap II Secara Virtual

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

28/04/2026
Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh

Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh

28/04/2026
Buku “Kampoeng Peunayong” Resmi Menjadi Koleksi Perpustakaan UNISSA Brunei Darussalam

Buku “Kampoeng Peunayong” Resmi Menjadi Koleksi Perpustakaan UNISSA Brunei Darussalam

28/04/2026
Media Asing Soroti Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Media Asing Soroti Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28/04/2026
Daftar Sekutu AS yang Tolak Pangkalannya Dipakai buat Serang Iran

Daftar Sekutu AS yang Tolak Pangkalannya Dipakai buat Serang Iran

28/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Pesantren Al Zahrah Bireuen Siap Jadi Tuan Rumah LP3 se-Aceh dan Sumut

Aktivis HAM Aceh: Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Yang Tidak Pro Rakyat

Pelantikan Gubernur Terpilih Aceh Mengacu UUPA, Kapan?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com