Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

BKSDA Pasang Perangkap Atasi Interaksi Negatif Harimau di Aceh Timur

redaksi by redaksi
01/02/2025
in Lintas Timur
0
BKSDA Pasang Perangkap Atasi Interaksi Negatif Harimau di Aceh Timur

Petugas BKSDA bersama masyarakat memasang kandang jebak guna menangkap harimau di Aceh Timur. ANTARA/HO-Dok BKSDA Aceh

Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh memasang perangkap atau kandang jebak untuk menangkap harimau sumatra (panthera tigris sumatrae) guna mengatasi interaksi negatif satwa dilindungi tersebut di Kabupaten Aceh Timur.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh Kamaruzzaman di Banda Aceh, Jumat, mengatakan bahwa sebelumnya dilaporkan harimau sumatra mangsa sapi ternak warga di kawasan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur.

“Perangkap atau kandang jebak dipasang pada Kamis (30/1) hingga beberapa hari ke depan. Pemasangan perangkap guna menangkap harimau yang dilaporkan sering memangsa ternak warga,” katanya.

Ia menyebutkan jika nanti satwa dilindungi tersebut masuk kandang jebak, maka selanjutnya harimau sumatra itu segera direlokasi ke tempat lain guna mencegah konflik dengan manusia.

“Pemasangan kandang jebak ini merupakan respons terhadap keresahan masyarakat serta untuk menyelamatkan harimau sumatra yang dilaporkan memangsa sapi warga,” katanya.

Kamaruzzaman juga mengimbau masyarakat, terutama peternak, untuk tidak melepasliarkan hewan ternaknya, tetapi mengandangkannya guna mencegah serangan harimau atau satwa liar lainnya.

“Kami sudah mengedukasi dan menyosialisasikan kandang antiharimau kepada masyarakat setempat. Kandang ini menggunakan kawat, sehingga satwa tersebut tidak bisa masuk,” kata Kamaruzzaman.

Sebelumnya, Polsek Indra Makmu, Polres Aceh Timur, melaporkan dua sapi warga dimangsa harimau sumatra. Ternak tersebut milik Irfandi (47), warga Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu.

“Kejadian terjadi pada Senin (27/1) sekitar pukul 19.00 WIB. Kedua sapi itu, betina usia berkisar dua hingga tiga tahun. Seekor ditemukan sudah mati dan seekor lagi sempat disembelih dalam kondisi luka,” kata Kapolsek Indra Makmu Iptu Muhammad Alfata.

Ia mengatakan dua ekor sapi tersebut dimangsa harimau sumatra berdasarkan informasi warga. Selanjutnya, pihak polsek berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) guna penanganan lebih lanjut.

“Gangguan harimau tersebut sudah kami sampaikan kepada BKSDA Aceh. Kami berharap gangguan satwa dilindungi tersebut segera diatasi mengingat masyarakat resah,” kata Muhammad Alfata.

Sementara itu, berdasarkan daftar kelangkaan satwa dikeluarkan lembaga konservasi dunia International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus spesies terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Sumber: antara

Previous Post

Imigrasi Banda Aceh Tahan WN Pakistan Diduga Salahi Izin Tinggal

Next Post

Satresnar Polres Abdya Bekuk Tiga Pelaku Kejahatan Narkoba di Dua TKP

Next Post
Satresnar Polres Abdya Bekuk Tiga Pelaku Kejahatan Narkoba di Dua TKP

Satresnar Polres Abdya Bekuk Tiga Pelaku Kejahatan Narkoba di Dua TKP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

12/06/2026
Legalitas Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Disperindagkop Pidie Jaya Gencarkan Penerbitan NIB

Legalitas Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Disperindagkop Pidie Jaya Gencarkan Penerbitan NIB

12/06/2026
Anisya Adelia Ramadhana; Gadis Singkil Peraih IPK 3,85 di UIN Ar-Raniry

Anisya Adelia Ramadhana; Gadis Singkil Peraih IPK 3,85 di UIN Ar-Raniry

12/06/2026
STIS Al-Aziziyah Sabang Benchmarking dan Penandatanganan MoU dengan Universitas Serambi Mekkah

STIS Al-Aziziyah Sabang Benchmarking dan Penandatanganan MoU dengan Universitas Serambi Mekkah

12/06/2026
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemerintah Hadirkan Operasi Katarak Gratis untuk Lansia Kurang Mampu

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemerintah Hadirkan Operasi Katarak Gratis untuk Lansia Kurang Mampu

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

BKSDA Pasang Perangkap Atasi Interaksi Negatif Harimau di Aceh Timur

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com