Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tensi Memanas, AS Tingkatkan Dukungan Kekuatan Militer di Timur Tengah

redaksi by redaksi
30/09/2024
in Internasional
0
Tensi Memanas, AS Tingkatkan Dukungan Kekuatan Militer di Timur Tengah

Ilustrasi pasukan tempur Amerika Serikat. (AFP/JUNG YEON-JE)

Jakarta – Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militer di Timur Tengah baik lewat kemampuan dukungan pertahanan udara maupun pasukan lain.

Mengutip dari Reuters, wewenang memperkuat kehadiran militer AS di timur tengah itu dilakukan Menteri Pertahanan Llyod Austin di tengah situasi kawasan yang makin panas setelah gempuran Israel ke Lebanon hingga menewaskan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrullah.

“[Austin] meningkatkan kesiapan pasukan tambahan AS untuk dikerahkan, meningkatkan kesiapan kami untuk merespons berbagai kemungkinan,” kata juru bicara Pentagon atau Kemehan AS Mayjen AU Patrick Ryder dalam pernyataan yang dirilis Minggu (29/9).

Ryder pun menyatakan Austin menegaskan apabila sekutu Hizbullah, Iran, melakukan hal-hal yang menargetkan personel atau kepentingan AS di kawasan, maka mereka sudah siap.

“Menteri Austin menjelaskan bahwa jika Iran, mitranya, atau proksinya menggunakan momen ini untuk menargetkan personel atau kepentingan Amerika di kawasan, Amerika Serikat akan mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk membela rakyat kami,” ujar Ryder.

Pemerintahan federal AS sebelumnya menyatakan mendukung Israel setelah bombardir serangan udaranya ke Lebanon telah menewaskan pemimpin tertinggi Hizbullah, Hassan Nasrallah.

Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden AS Kamala Harris hingga Ketua DPR AS dari Partai Republik, Mike Johnson, menyatakan dukungan terhadap serangan Israel yang padahal dinilai banyak pihak dapat memperkeruh eskalasi perang di Timur Tengah. Selain itu, serangan pada Jumat tersebut turut menewaskan jumlah korban warga sipil yang sangat besar.

Kematian Nasrallah ini terjadi setelah serangkaian serangan udara Israel ke Lebanon yang lebih dulu menewaskan beberapa pejabat senior Hizbullah.

Kematian Nasrallah pun menjadi pukulan telak bagi Hizbullah serta jaringan kelompok-kelompok milisi lainnya di Timur Tengah yang didukung Iran.

Selain para pemimpin eksekutif dan legislatif AS, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin juga mengutarakan dukungan serupa kepada Israel. Berbicara dengan Menhan Israel, Yoav Gallant, melalui telepon tak lama setelah pengumuman kematian Nasrallah oleh Hizbullah, Austin menegaskan Washington “siap melindungi pasukan dan fasilitas AS di kawasan dan berkomitmen untuk membela Israel”.

Nasrallah merupakan buronan Israel nomor 1 sejak peperangan dengan Hizbullah memanas dalam beberapa waktu terakhir.

Meski pemimpinnya telah tewas, Hizbullah mengaku tak gentar. Mereka akan tetap melanjutkan perang dan melawan Israel, terutama yang telah menyebabkan pemimpin mereka meninggal dunia.

“Melanjutkan perjuangan untuk menghadapi musuh,” kata mereka dalam sebuah pernyataan, dilansir CNN.

Sementara itu pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei menegaskan kematian Nasrallah akan berakhir tanpa ‘pembalasan’ dendam,

Di luar itu, serangan udara Israel bertubi-tubi ke Lebanon dengan dalih menargetkan Hizbullah dan fasilitasnya, ternyata telah menewaskan setidaknya 1.030 orang sejak 16 September lalu. Jumlah korban akhir dari serangan besar-besaran Israel yang menewaskan Nasrallah pada Jumat kemarin belum diketahui.

Tim SAR di lapangan dilaporkan masih berusaha menemukan para korban yang diperkirakan tertimbun di reruntuhan bangunan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Usai Hamas Gaza, Hizbullah Lebanon, Kini Israel Serbu Houthi di Yaman

Next Post

Kronologi Tiga Caleg PKB Dipecat hingga Menang Gugatan Bawaslu

Next Post
Kronologi Tiga Caleg PKB Dipecat hingga Menang Gugatan Bawaslu

Kronologi Tiga Caleg PKB Dipecat hingga Menang Gugatan Bawaslu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Tensi Memanas, AS Tingkatkan Dukungan Kekuatan Militer di Timur Tengah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com