Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 31

redaksi by redaksi
31/10/2026
in Cerbung
0
Sang Kombatan [Jilid 2]

Dari garasi, Paklek dan Bulek menggiring Rindu ke dalam. Mereka mengapit Rindu. Suasana di dalam terlihat masih asri, persis seperti bertahun-tahun lalu.

Gusti bergerak mendahului mereka. Tiga kamar, ruang tamu dan dapur di lantai 1, terlihat familiar. Tak ada yang berubah. Kecuali beberapa pernak-pernik di dinding yang terlihat baru. Ada juga tiga asisten rumah tangga yang berwajah baru. Mereka membungkuk saat Gusti mendekat.

Langkah Gusti terhenti di salah satu pintu kamar. Ia sempat ragu-ragu.

“Itu masih kamarmu. Masuk saja,” kata Paklek dari arah belakang.

Saat memasuki kamar, wajah Gusti melongo. Keberadaan kursi, meja tulis serta kasur ternyata masih seperti ingatan terakhir, saat dirinya meninggalkan kamar tersebut. Demikian juga dengan poster Jessica Mila yang menempel di dinding dalam ukuran besar. Poster itu tak pernah dicopot. Bola basket dan gitar ukuran kecil juga masih di posisi yang sama. Terawat dengan rapi tanpa memindahkan letak benda.

Tubuh Gusti terguncang. Ia mendadak emosional haru. Wajahnya nyaris basah.

“Jadi kau penggemar rahasia Jessica Mila saat muda,” suara itu tiba tiba terdengar. Saat ia berpaling ke belakang, ada Henky disana yang tersenyum penuh makna.

“Dulu pas beli poster, cuma ini yang ada. Jadi asal tempel. Biar dinding tak kosong,” ujar Gusti beralasan. Ia tidak tahu sejak kapan sahabatnya itu berdiri di sana.

Ia bergegas keluar kamar. Gusti mencari Paklek dan Buklek untuk minta maaf atas sikapnya selama ini. Namun suasana di ruang tamu justru terlihat sepi. Seorang asisten mendekat.

“Ndoro dan tuan di kamar Ndoro Putri,” kata asisten. Ia menunjuk ke arah kamar di dekat kamar utama. Sepengetahuan Gusti, kamar itu sudah tertutup sejak lama. Bahkan ketika dirinya masih tinggal di sini. Setiap keluarga yang berkunjung dan menginap, selalu ditempatkan di kamar lantai 2. Saat itu, Gusti malas bertanya kenapa kamar tersebut ditutup sejak bertahun-tahun lamanya.

Tapi kini justru dibuka saat Rindu datang.

Gusti mengangguk ke arah asisten. Ia bergegas menuju kamar tadi. Sedangkan Henky mengekor dari belakang. Pintu tertutup tapi tak dikunci. Saat ia membuka, wajah Gusti lagi lagi melongo. Dinding kamar ternyata berwarna merah menyala.

Ada banyak miniatur Power Rangers serta Ultraman yang diatur dengan rapi. Pemandangan ini terlalu kontras dengan penampilan Rindu saat ini. Tak ada boneka Barbie disana.

Paklek terlihat kaku di sisi kanan tempat tidur yang terbuat dari kayu jati. Seprei juga berwarna merah dan baru. Bulek dan Rindu terlihat duduk di tepi kasur sambil memegang album foto.

“Ya ampun. Ini kamar Ndoro Putri? Kok tidak ada kesan lembut sama sekali,” ujar Henky tiba-tiba bercoleteh.

“Apa Paklek salah memasukan kamar? Harusnya kamar Gusti lebih cocok untuk Rindu. Ada nuansa kelembutannya. Sedangkan ini jadi kamar Gusti. Semangat membara,” kata Henky lagi.

Kedatangan Henky membuyarkan suasana sendu. Paklek tertawa. Sedangkan Rani dan Rindu mencoba tersenyum. Tangan mereka terlihat menyekat air mata. Album foto yang dipegang Bulek tiba-tiba terjatuh tanpa sengaja ke lantai.

Saat Gusti dan Henky mendekat, salah satu foto menampilkan dirinya saat masih kecil. Foto dirinya mandi sambil menangis tanpa baju dalam kolam renang di area belakang rumah. Di sebelahnya, ada bocah perempuan bertubuh gembul dengan mengenakan baju dan kacamata renang. Bocah perempuan itu tersenyum ke arah kamera sambil memperlihatkan gigi ompongnya.

Rindu hendak mengambil album dengan wajah memerah. Demikian juga dengan Bulek Rani. Tapi gerak mereka kalah cepat dengan Henky.

“Ya ampun. Ini Gusti dan Rindu?”ujar Henky sambil memandangi Gusti dan Rindu silih berganti.

“Rindu, apakah kau pernah ke Thailand untuk operasi plastik?” tanya Henky tiba-tiba.

[Bersambung]

Baca juga:

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 26

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 27

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 28

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 29

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 30

Tags: Musa AMsang kombatanSang kombatan jilid 2
Previous Post

Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan Apresiasi TNI Bangun

Next Post

Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Buntut Aksi ‘Kudeta’

Next Post
Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Buntut Aksi ‘Kudeta’

Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Buntut Aksi 'Kudeta'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ogah Gabung Partai Arab, Koalisi Netanyahu dan Eisenkot Bisa Terjadi

Ogah Gabung Partai Arab, Koalisi Netanyahu dan Eisenkot Bisa Terjadi

31/10/2026
Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Buntut Aksi ‘Kudeta’

Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Buntut Aksi ‘Kudeta’

31/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 31

31/10/2026
Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan  Apresiasi TNI Bangun

Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan Apresiasi TNI Bangun

30/10/2026
Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

30/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com