Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Puluhan Sekolah di Sulbar Rusak Akibat Gempa

Admin1 by Admin1
18/01/2021
in Nasional
0

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungkap ada 27 sekolah yang rusak karena terdampak gempa yang terjadi di Sulawesi Barat pada Jumat (15/1) dini hari lalu. Dia juga turut mengungkapkan dukacita.

“Turut berduka atas bencana yang terjadi di beberapa daerah. Saya mendapat laporan setidaknya ada 27 sekolah yang rusak karena gempa di Sulawesi Barat,” katanya melalui akun Instagram, Minggu (17/1).

Kemendikbud mencatat ada 10 sekolah yang rusak di Kabupaten Majene, 14 sekolah di Kabupaten Mamuju, dan tiga sekolah di Kabupaten Mamasa dengan kondisi rusak berat, sedang dan ringan.

Kategori rusak berat berarti sebagian besar bangunan sekolah dan dinding roboh. Kategori sedang berarti kategori ringan plafon sekolah, atap dan beberapa dinding roboh/retak sebagian. Sementara kategori ringan, plafon sekolah, atap dan beberapa dinding roboh/retak sebagian.

Terdapat lima sekolah yang rusak berat di Kabupaten Mamuju, yakni SMKN 1 Rangas, SMPN 2 Mamuju, TK Pembina Terpadu, Tk Alquba Kasiwa, TK Aisyah Axuri dan TK Anggrek Pampiopang.

Lalu tiga sekolah mengalami rusak sedang, yakni SDN Inp. Kasambang, SMPN 2 Tapalang, dan SMAN 2 Tapalang. Kemudian lima sekolah lainnya rusak ringan, yakni SDN Inp. Tajimane, SDN 2 Tapalang, SDN Serang, dan SDN Taan Galung, SMPN 3 Mamuju.

Sementara di Kabupaten Majene terdapat lima sekolah yang rusak berat, yakni TK Pertiwi Malunda, SDN 18 Inpres Banua, SDN 004 Mekatta, SMKS Bunga Bangsa, dan SMKN 6 Majene.

Lalu dua sekolah rusak sedang, yakni SDN 009 Sasende dan SDN 12 Inpres Pettabeang. Serta tiga sekolah rusak ringan, yakni SDN 16 Tanisi, SMP 1 Malunda, dan SMAN 1 Malunda.

Tiga sekolah sisanya mengalami rusak ringan di Kabupaten Mamasa, yakni SDN 008 Pangandaran, SDN 10 Baruru, dan SMPN 4 Aralle.

Menanggapi bencana ini, Nadiem pun segera mengirim bantuan darurat kebutuhan pokok berupa makanan, pakaian, tenda darurat dan peralatan belajar untuk korban gempa.

“Kemendikbud sudah menurunkan tim untuk membantu berbagai sekolah, tenaga pendidik, dan murid yang terdampak gempa,” ujarnya.

Sebelumnya, gempa mengguncang Sulawesi Barat selama dua hari berturut-turut. Pada Jumat (15/1) gempa bermagnitudo 5,9 terjadi di titik koordinat 2.99 LS, 118.9 BT dengan kedalaman 10KM, 4KM Barat Laut Majene Sulbar sekitar pukul 02.28 WITA.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejauh ini telah mencatat 81 korban meninggal dunia dan 637 korban luka-luka, dimana 189 orang diantaranya mengalami luka berat dan harus dirawat inap. Gempa juga menyebabkan 1.200 warga harus mengungsi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Biaya Umrah Saat Pandemi Resmi Naik Jadi Rp26 Juta

Next Post

Anak Usaha BUMI Incar Tambang Emas di Aceh

Next Post

Anak Usaha BUMI Incar Tambang Emas di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com