Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

IDI Ingatkan Kemungkinan Terburuk Pandemi di Aceh

Admin1 by Admin1
15/08/2021
in Nanggroe
0
Saat ‘Corona’ Sasar Pengguna Jalan Tak Bermasker di Lhokseumawe

Dok. Polres Lhokseumawe

BANDA ACEH – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh mengingatkan pemerintah provinsi untuk mempersiapkan diri dengan kemungkinan terburuk kondisi pandemi Covid-19 di daerah Tanah Rencong itu. Khususnya dipicu oleh kasus positif baru yang terus meningkat.

“Pemerintah harus bersiap kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi di Provinsi Aceh. Termasuk harus menyiapkan stok obat-obatan, oksigen, APD dan sebagainya,” kata Ketua IDI Aceh dr Safrizal Rahman di Banda Aceh, Sabtu.

Akhir-akhir ini, dia menjelaskan, Aceh tengah mengalami peningkatan kasus baru Covid-19 secara signifikan. Bahkan pada Jumat (13/8) kemarin, kasus harian bertambah mencapai 411 orang, sekaligus ini menjadi penambahan harian tertinggi sepanjang pandemi di Aceh. Bahkan, kata dia, peningkatan kasus baru tersebut tidak hanya terjadi pada kelompok orang dewasa, tetapi infeksi Covid-19 itu juga terus menyasar kelompok anak yang turut menunjukkan peningkatan.

Oleh sebab itu, IDI Aceh mengeluarkan beberapa rekomendasi kepada Pemprov Aceh agar menyikapi peningkatan kasus denga baik, terutama wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar sudah pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan.

Kemudian peningkatan kasus terhadap kelompok anak di Aceh juga menunjukkan tren yang sangat tinggi, bahkan sampai memakan korban jiwa, katanya.”Dalam catatan kami paling tidak dalam Minggu ini, ada empat orang anak meninggal dunia karena Covid-19. Bahkan dua hari belakang anak-anak yang meninggal dunia bukan anak-anak yang memiliki penyakit penyerta tapi adalah anak-anak yang sehat,” katanya.

Sebab itu, IDI juga meminta orang tua untuk memberi pelayanan yang maksimal terhadap anak dalam melindungi diri agar tidak tertular dari Covid-19, termasuk dengan cara memberikan vaksinasi Covid-19 bagi anak yang telah berumur di atas 12 tahun.

“Kita mendorong masyarakat agar anaknya mau divaksinasi. Kita juga meminta masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan Satgas Covid-19 harus melakukan pengawasan dengan ketat,” katanya.

IDI juga meminta pemerintah untuk membuka layanan kontak pelacakan (tracing) berbasis tes swab (usap) PCR untuk mendapati kasus-kasus baru. Tidak hanya bagi mereka yang bergejala, tetapi juga mereka yang tidak bergejala.

“Kalau ada aturan satu orang positif maka kita harus melakukan tracing minimal 10 orang, maka ini adalah solusi untuk melakukan hal tersebut,” katanya.

IDI Aceh juga mengingatkan agar penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Banda Aceh harus diikuti dengan penegakan yang ketat dan komprehensif.

“Banda Aceh diminta agar menerapkan PPKM level 4, maka penetapan ini salah satu cara yang tepat dalam upaya menurunkan kasus, sehingga harus diikuti dengan penegakan yang disiplin,” katanya.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Plt Komut BAS: Benahi BAS di Semua Lini untuk Menangkan Persaingan

Next Post

Pemerintah Aceh Diminta Maksimalkan Realisasi Butir MoU Helsinki

Next Post
Konvoi ‘Bulan Bintang’ Meriahkan Milad GAM di Banda Aceh

Pemerintah Aceh Diminta Maksimalkan Realisasi Butir MoU Helsinki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

Warga Asal Pidie Ditangkap Polisi Sumut dengan 480 Gram Sabu

22/09/2026
Dugaan Kebocoran Data Pribadi Nasabah, Bank Aceh Syariah Dilaporkan ke OJK dan BI

Dugaan Kebocoran Data Pribadi Nasabah, Bank Aceh Syariah Dilaporkan ke OJK dan BI

22/09/2026
PPP Pidie Jaya di Bawah Munawar: Konsolidasi, Kaderisasi, dan Gerakan Advokasi Rakyat

PPP Pidie Jaya di Bawah Munawar: Konsolidasi, Kaderisasi, dan Gerakan Advokasi Rakyat

22/09/2026
Afwan Resmi Nahkodai PP-HIMAB 2026-2028

Afwan Resmi Nahkodai PP-HIMAB 2026-2028

21/09/2026
Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

IDI Ingatkan Kemungkinan Terburuk Pandemi di Aceh

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com