Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Peduli Kelestarian Adat, Ketua MAA Kota Subulussalam Apresiasi Dukungan Hj. Asmidar

Admin1 by Admin1
11/03/2022
in Lintas Barat Selatan
0

Subulussalam – Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Subulussalam mengapresiasi dukungan dan kerjasama Anggota DPR Aceh, Hj. Asmidar atas kepeduliannya terhadap kelestarian adat istiadat khususnya di Kota Subulussalam, sehingga terselenggaranya kegiatan pembinaan kapasitas MAA di Negeri Sada Kata pada hari ini, Jum’at, 11/03/2022.

“Saya berterima kasih kepada Anggota DPR Aceh, Hj. Asmidar, yang telah memasukkan kegiatan ini ke dalam pokok pikirannya di Tahun 2022,” kata Ketua MAA Kota Subulussalam, H. Idris saat kepada awak media, Jum’at, 11/03/2022.

Untuk diketahui kegiatan pembinaan kapasitas MAA digelar selama 3 hari (10 s/d 13 Maret 2022) di Hotel Hermes One Kota Subulussalam, dengan tema pembinaan adat dan adat istiadat bagi tokoh adat sebagai wadah kerukunan menuju keadilan bagi masyarakat.

Sebelumnya, Ketua MAA Kota Subulussalam, H. Idris juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena menyangkut masalah adat budaya, karena di Kota Subulussalam masyarakatnya majemuk sehingga memang perlu pembinaan untuk menyatukan di bidang adat istiadat.

“Pada hari memang sangat-sangat menyentuh di lembaga Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Subulussalam, salah satunya menyangkut masalah adat budaya, karena selama ini kita majemuk. Dan saya sangat bangga sekali karena kegiatan ini sangat-sangat bermanfaat,” tutur H. Idris.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh, Darmansah, ketika dikonfirmasi mengatakan program-program pembinaan adat seperti ini hendaknya berkesinambungan tidak boleh berhenti, harus kita laksanakan minimal paling tidak 1 Tahun sekali.

“Kemudian ada dukungan dari anggota DPR terhadap kegiatan ini kita bersyukur, karena pemerintah bekerjasama kepada semua pihak untuk dapat memperbanyak tentang adat ini di semua lini di semua tempat yang ada di Aceh,” kata Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh, Darmansah.

Menurut Darmansah, apalagi di kota Subulussalam yang berbatasan dengan kota Medan, dan disini juga banyak percampuran adat dan tentunya ini menjadi kekuatan besar untuk bersatu.

“Bukan malah dengan adanya perbedaan-perbedaan menjadi hal yang meruncingkan suasana, tetapi itu semua kita satukan, dan akan ada kebijakan-kebijakan yang tidak akan bertentangan dengan syari’at islam,” ujar Darmansah melanjutkan.

Kemudian secara terpisah, Anggota DPR Aceh, Hj. Asmidar ketika dikonfirmasi awak media mengatakan dengan terselenggara kegiatan ini semoga ada kepastian adat istiadat yang disepakati bersama khususnya di kota Subulussalam.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, harapan kita bersama semoga melahirkan kepastian ada yang disepakati bersama,” kata Anggota DPR Aceh, dari Partai Aceh, Hj. Asmidar.

“Sehingga jangan ada lagi suatu konflik budaya atau konflik adat di masa yang akan datang,” harapnya.

Sekretaris Komisi VI DPR Aceh, Hj. Asmidar juga berharap adat istiadat yang dilahirkan nantinya tidak bertentangan dengan Syari’at Islam, UUPA No 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh, Qanun Aceh nomor 6 tahun 2008, Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 tentang Lembaga Adat, dan aturan lain yang ada di Provinsi Aceh, serta sesuai dengan sejarah yang ada.

Pembinaan kapasitas MAA Tahun 2022 ini diikuti oleh perwakilan Imuem Mukim, perangkat Desa Kota Subulussalam, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda. Pantauan wartawan kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kota Subulussalam, Taufit Hidayat, Istri dari Salmaza,
Wakil Wali Kota Subulussalam, Ramadhiany, Ketua KNPI Kota Subulussalam, dan undangan lainnya serta menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya.

Kemudian, ketua KNPI Kota Subulussalam, Edy Syahputra Bako yang juga sebagai peserta berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kinerja Majelis Adat Aceh kota subulussalam, dimana kita ketahui ranah dan wewenang lembaga keistimewaan ini sangat luas namun belum berjalan maksimal.

“Terutama memperkuat identitas adat dan budaya asli daerah kota subulussalam serta pelestariannya, tentu dengan mengikuti aturan Undang-Undang Pemeritahan Aceh serta dengan tidak mengenyampingkan keberagaman suku yang ada di Kota Subulussalam,” kata Edy dalam keterangan persnya kepada media ini.

Karena menurut Edi, daerah negeri Sada Kata miniaturnya Indonesia di Aceh, kondisi heterogen ini menjadi khazanah daerah yang sangat baik untuk kemajuan negeri Sada Kata.

“Mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Hj Asmidar, S. Pd selaku Anggota DPRA yang konsen dalam hal kegiatan ini, tentu ini bagian aspirasi masyarakat yang beliau himpun untuk menjadi konsep usulan di parlemen terhadap program Pemerintah Aceh nantinya,” ungkap ketua KNPI Kota Subulussalam, Edy Syahputra Bako mengakhiri.

Reporter : AA

Previous Post

Satpol PP dan Peningkatan PAD

Next Post

Putin Buka Pintu bagi Relawan Asing Gabung Tentara Rusia di Ukraina

Next Post
Rusia Undang Taliban untuk Pertemuan Moskow Minggu Depan

Putin Buka Pintu bagi Relawan Asing Gabung Tentara Rusia di Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Tiga Pelaku Curanmor Diringkus, Polisi Ungkap Aksi di Dua Lokasi di Pidie

Nyan, Tiga Pelaku Curanmor Diringkus, Polisi Ungkap Aksi di Dua Lokasi di Pidie

23/04/2026
Musrembang 2027, Mualem Fokus Berantas Kemiskinan dan Mitigasi Bencana

Musrembang 2027, Mualem Fokus Berantas Kemiskinan dan Mitigasi Bencana

23/04/2026
Bangun dan Perkuat Sinergi, HIPMI Silaturahmi dengan Kejari Aceh Barat Daya

Bangun dan Perkuat Sinergi, HIPMI Silaturahmi dengan Kejari Aceh Barat Daya

23/04/2026
8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

23/04/2026
Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

23/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com